Olahraga

Todotua Pastikan Atlet Panahan Indonesia Fokus Jelang Asian Games

Bagikan:
Todotua Pasaribu tinjau pemusatan latihan panahan di GBK Senayan

Chef de Mission Todotua Pasaribu menjamin atlet panahan Indonesia bebas dari gangguan nonteknis agar bisa fokus berlatih menjelang keberangkatan ke Asian Games 2026. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan ke pemusatan latihan nasional di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.

Kunjungan kerja dan tujuan pengecekan

Rombongan pengurus Komite Olimpiade Indonesia turun langsung untuk memantau kesiapan tim panahan. Mereka meninjau latihan sembilan pemanah yang sedang menjalani program pemusatan latihan.

Todotua memimpin kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa tanggung jawab tim CdM mencakup seluruh urusan kontingen, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan.

Kami ingin menyampaikan kepada atlet dan ofisial bahwa kalian tidak perlu khawatir apabila ada tantangan di luar latihan. Itu menjadi urusan kami. Tugas kami adalah memastikan seluruh urusan di Nagoya berjalan baik sehingga atlet hanya perlu berkonsentrasi memberikan penampilan terbaik untuk Merah Putih

Fasilitas dan dukungan nonteknis

Dalam kunjungan, tim CdM memetakan kebutuhan spesifik setiap cabang olahraga. Todotua mengatakan mereka akan mempelajari dan memfasilitasi kebutuhan khusus yang dapat meningkatkan performa atlet.

Peninjauan juga dimaksudkan untuk memastikan akomodasi, transportasi, dan layanan pendukung lain berjalan lancar. Hal ini disusun agar atlet fokus pada latihan dan kompetisi tanpa gangguan administratif.

Persiapan tim panahan

Sekretaris Jenderal PP Perpani Irawadi Hanafi menyambut positif perhatian dari CdM. Organisasi ini menyiapkan 10 atlet dan empat pelatih setelah mencatat prestasi di SEA Games.

Di Hangzhou kami membawa pulang dua medali perunggu sekaligus mendapatkan kuota Olimpiade Paris 2024. Di Aichi-Nagoya target kami tentu harus lebih baik. Kami ingin meningkatkan hasil tersebut dan memaksimalkan peluang meraih medali, sekaligus memanfaatkan Asian Games sebagai jalan menuju Olimpiade Los Angeles 2028

Perpani menyadari persaingan ketat dari kekuatan panahan kawasan seperti Korea Selatan, China, dan India, namun tetap optimistis tim Indonesia mampu bersaing.

Kesiapan atlet dan metode latihan

Atlet senior Riau Ega Agatha Salsabila menyatakan tim mengintensifkan simulasi pertandingan dan try out untuk membangun ritme kompetisi. Evaluasi dari Kemenpora memberi keyakinan tambahan terhadap program latihan saat ini.

Persiapan kami sekarang lebih banyak diisi simulasi pertandingan dan try out untuk membangun ritme kompetisi. Asian Games juga menjadi kesempatan penting karena ada kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028. Dukungan nonteknis seperti kesempatan beradaptasi lebih awal di lokasi pertandingan dan keberadaan masseur tentu akan sangat membantu kami tampil maksimal

Catatan penutup

Saat ini tersisa sekitar 60 hari menuju Asian Games sehingga pemetaan kebutuhan dan penyediaan dukungan nonteknis dimaksudkan untuk memberi waktu adaptasi dan memaksimalkan persiapan. Upaya koordinasi ini menjadi bagian dari strategi agar para pemanah fokus mengincar hasil terbaik bagi Merah Putih.

  • Peserta yang dipantau di GBK: 9 pemanah
  • Kesiapan tim PP Perpani: 10 atlet dan 4 pelatih
Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait