5 Cara Menjaga Motor Saat Tidak Digunakan Lama
Pemilik sepeda motor yang berencana tidak memakai kendaraannya dalam waktu lama perlu melakukan persiapan sebelum menyimpan motor. Langkah ini penting untuk mencegah penurunan performa dan potensi kerusakan saat motor kembali digunakan. Berikut lima tindakan praktis yang bisa diterapkan sebelum meninggalkan motor dalam kondisi tidak terpakai.
1. Parkir di Posisi Standar Tengah
Sebelum ditinggalkan, pastikan motor diposisikan pada standar tengah. Posisi ini menyeimbangkan beban motor dan mengurangi tekanan pada salah satu sisi ban dan suspensi. Selain itu, penggunaan standar tengah mengurangi risiko motor terjatuh bila tersenggol kendaraan lain di area parkir.
2. Perhatikan Kondisi Aki
Aki rentan kehilangan daya ketika motor tidak dipakai, terutama pada kendaraan berteknologi injeksi. Jika memungkinkan, lepaskan kabel negatif aki untuk meminimalkan konsumsi listrik saat parkir. Alternatif lain, mintalah orang menyalakan mesin secara berkala, minimal sekali seminggu selama sekitar lima menit.
Ketika menyalakan mesin, posisikan motor pada standar tengah dan arahkan ke area terbuka. Naikkan sedikit putaran mesin agar pengisian aki berjalan lebih optimal. Langkah ini membantu menjaga umur dan kapasitas aki tetap baik.
3. Isi Tangki Bahan Bakar Hingga Penuh
Sebelum meninggalkan motor, isi tangki bensin sampai penuh. Tangki yang penuh mengurangi ruang udara di dalamnya sehingga meminimalkan kondensasi dan pembentukan uap air. Cara ini juga membantu mengurangi risiko karat pada bagian dalam tangki bahan bakar.
4. Tambahkan Pengaman Ekstra
Selain kunci kontak, gunakan alat pengaman tambahan seperti kunci cakram atau gembok rantai. Pengaman ekstra ini meningkatkan keamanan kendaraan dan mengurangi kemungkinan pencurian, terutama bila motor diparkir di area publik atau dalam waktu lama.
5. Gunakan Cover Motor yang Tepat
Jika motor diparkir di luar ruangan, pakai cover motor berkualitas untuk melindungi dari sinar matahari, debu, dan hujan. Pilih cover dengan sirkulasi udara baik agar kelembapan tidak terperangkap. Hal ini membantu mencegah timbulnya karat pada komponen logam dan menjaga tampilan cat tetap baik.
Secara keseluruhan, persiapan sederhana ini dapat menjaga kondisi motor tetap prima selama tidak dipakai. Selain langkah di atas, jadwalkan pemeriksaan singkat saat kembali menggunakan motor untuk memastikan semua sistem berfungsi normal. Tindakan preventif seperti ini mengurangi risiko gangguan dan biaya perbaikan di masa depan.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Perawatan Klakson Motor: Penyebab & Cara Memeriksa
Periksa klakson motor secara berkala: cek aki, saklar, dan sambungan kabel agar suara tetap kuat saat dibutu...
OMODA O4: SUV Bergaya Cyber Mecha untuk Anak Muda
OMODA O4 hadir dengan bahasa desain Cyber Mecha, memberi cara baru bagi anak muda mengekspresikan gaya lewat...
Debut Sepang: Dua Pembalap Muda Indonesia Unjuk Gigi
Dua pembalap Bali Queen Racing debu t internasional di Sepang (20–21 Sep 2026); Fiandra catat best time 57,5...
SMK Wiraswasta Cimahi Wakili Jabar di Bootcamp #Cari_Aman
SMK Wiraswasta Cimahi terpilih mewakili Jawa Barat setelah Bootcamp #Cari_Aman Academy 21–22 Sept 2026; DAM...
Harga Mitsubishi September 2026: Destinator, Xforce, Xpander
Daftar harga Mitsubishi September 2026: Destinator mulai Rp402 juta, New Xforce dari Rp380 juta; model lain...
Ramadhipa Finis P2 di Race 1 Moto3 Junior Aragon
Ramadhipa finis P2 di Race 1 Moto3 Junior Aragon (27 Sep 2026), terpaut 0,037 detik dari pemenang dan kini d...