Taspen Salurkan Gaji ke-13 ke 99% Pensiunan pada Hari Pertama
PT Taspen (Persero) mulai menyalurkan gaji ke-13 bagi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2 Juni 2026. Penyaluran dilakukan tepat waktu dan tanpa potongan, mencapai sekitar 99,14 persen penerima pada pagi hari berikutnya. Total penerima tercatat sebesar 3,25 juta peserta melalui 46 mitra bayar yang tersebar di seluruh Indonesia.
Penyaluran dan capaian awal
Pembayaran gaji ke-13 untuk pensiunan disalurkan pada hari pertama, 2 Juni 2026. Taspen menyatakan pencairan berjalan cepat karena proses transfer dari Kementerian Keuangan berlangsung singkat. Proses itu memungkinkan dana masuk ke rekening pensiunan dalam waktu singkat.
"Karena keandalan sistemnya, dalam waktu enam jam uang ditransfer dari Kementerian Keuangan sudah dicairkan kepada pensiunan tepat waktu. Sampai dengan pagi hari ini sekitar 99,14 persen sudah tersalurkan,"
— Fary Djemi Francis, Komisaris Utama PT Taspen
Kebijakan pemotongan dan pelaporan
Taspen menegaskan gaji ke-13 tidak boleh dipotong oleh mitra bayar meskipun pensiunan memiliki pinjaman. Dengan demikian, penerima berhak menerima nilai penuh gaji ke-13 tanpa pengurangan.
Jika ada penerima yang menerima gaji tidak utuh, Taspen meminta agar pensiunan segera melapor. Langkah ini dimaksudkan untuk mencegah penyalahgunaan kebijakan dan potensi tindak pidana terkait pembayaran manfaat.
Aturan dan mekanisme administrasi
Penyaluran gaji ke-13 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji ke-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, dan Penerima Pensiun. Pembayaran diberikan tanpa pengajuan khusus oleh penerima.
Taspen menggunakan data pembayaran pensiun pada bulan Mei 2026 sebagai basis penyaluran. Namun, peserta tetap wajib melakukan autentikasi rutin bulanan sesuai ketentuan yang berlaku untuk menjaga keamanan layanan.
Data, mitra bayar, dan peningkatan layanan
Pembayaran disalurkan melalui 46 mitra bayar Taspen di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah penerima tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi jumlah peserta, nilai manfaat, maupun kecepatan penyaluran.
- Jumlah penerima: 3,25 juta peserta
- Tanggal penyaluran: 2 Juni 2026
- Capaian penyaluran pagi hari: 99,14%
Taspen menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan pembayaran yang mudah, aman, dan tertib sesuai regulasi. Upaya perbaikan proses dan penguatan sistem terus dilakukan agar manfaat sampai tepat waktu kepada seluruh penerima.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...