Kapolsek Siantar Selatan Ajak Pemuda HKBP Stop Bully
Siantar — Kapolsek Siantar Selatan, Iptu Suhaira Marbun, memberikan materi stop bully kepada pemuda-pemudi yang mengikuti persiapan sidi (marguru malua) di Gereja HKBP, Jalan Gereja, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Sabtu (12/9) sore. Kegiatan bertujuan mencegah tindak perundungan di lingkungan keluarga, sekolah, dan tempat tinggal.
Kegiatan dan pesan utama
Dalam penyampaian materi, Iptu Suhaira mengingatkan pemuda-pemudi agar tidak menjadi pelaku maupun korban perundungan. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati dan komunikasi yang baik antaranggota keluarga serta teman sekolah.
Kegiatan berlangsung sebagai bagian dari pembekalan sidi atau marguru malua, sehingga pesan anti-bullying dapat diteruskan ke lingkungan gereja dan komunitas pemuda setempat. Penjelasan disampaikan secara langsung untuk menjangkau peserta dari berbagai latar belakang usia remaja.
Tujuan dan harapan
Menurut Kapolsek, program ini juga dimaksudkan untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan pendekatan edukatif di ruang komunitas keagamaan, diharapkan tercipta suasana saling percaya dan kerja sama dalam menangani masalah sosial seperti bullying.
Lebih jauh, acara ini diharapkan membantu mencegah konflik di lingkungan sekitar dan memberi bekal bagi pemuda-pemudi dalam menyikapi kasus perundungan secara tepat.
Narasumber dan peserta
Selain Iptu Suhaira Marbun, kegiatan menghadirkan narasumber lokal untuk memperkaya materi. Mereka antara lain:
- Maya Tamba (narasumber)
- Diakones Lusianti Tampubolon
- Seksi Humas Gereja HKBP Jalan Gereja
Hadirnya tokoh gereja dan pegiat setempat membantu menyesuaikan pesan anti-bullying dengan nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal, agar lebih mudah diterima peserta.
Implikasi ke depan
Program edukasi seperti ini menjadi salah satu langkah preventif terhadap perundungan di kalangan remaja. Jika rutin digelar dan diikuti dengan tindakan lanjutan di sekolah serta lingkungan, potensi pengulangan kasus bullying dapat berkurang.
Ke depannya, koordinasi lintas elemen — gereja, keluarga, sekolah, dan aparat kepolisian — diperlukan untuk mempertahankan upaya pencegahan ini dan memperluas jangkauan edukasi antiperundungan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ingin Jaya Juara Fahmil Quran Putra MTQ Aceh Besar 2026
Kafilah Kecamatan Ingin Jaya juarai Fahmil Quran Putra MTQ XXXV Aceh Besar 2026 dengan nilai 1.175, diumumka...
Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Pemkab Labuhanbatu mengeluarkan Perbup No.26/2026 yang mewajibkan 1 tahun pendidikan prasekolah untuk anak u...
Sat Lantas Polres Labuhanbatu Gelar Dikmas untuk Dukung Operasi Patuh Toba
Sat Lantas Polres Labuhanbatu gelar Dikmas bagi pelajar di Rantauprapat sebagai dukungan Operasi Patuh Toba...
Kapolres Dairi Turun Bagikan Helm pada Operasi Patuh Toba 2026
Kapolres Dairi turun langsung mengatur lalu lintas dan membagikan helm di Simpang Empat Sidikalang dalam Ope...
Polres Sibolga Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Polres Sibolga menggelar apel kesiapsiagaan pada 29 Oktober untuk memastikan personel dan sarana siap tangan...
Gema Kreasi Gelar Seminar Cegah Diabetes Sejak Dini di MAN 3 Medan
Gema Kreasi menggelar seminar 'Cegah Diabetes Sejak Dini' di MAN 3 Medan untuk edukasi kesehatan dan membuka...