RMRB Banda Aceh Lantik Pengurus 2026–2027 dan Rayakan Milad ke-42
Remaja Masjid Raya Baiturrahman (RMRB) Banda Aceh melantik pengurus periode 2026–2027 dan merayakan Milad ke-42 pada Sabtu, 12 September 2026. Acara digelar di Aula Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, dan berlangsung khidmat serta semarak. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran remaja masjid dalam membina generasi muda Islam di Aceh.
Pelantikan, arahan, dan estafet kepemimpinan
Pelantikan pengurus dilakukan oleh Kepala UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman, Aprilizar, SE, MM. Ia memberi arahan agar pengurus baru menjalankan amanah organisasi dengan tanggung jawab penuh. Momentum ini menandai estafet kepemimpinan untuk melanjutkan program pengabdian kepada masjid dan masyarakat.
Wakil Imam Besar, Kepala Humas Masjid Raya Baiturrahman Dr. H. Said Mulyadi, SE, M.Si., memberi penguatan agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang belajar, berkarya, dan membangun karakter anak muda. Pemerintah Aceh diwakili Staf Ahli Gubernur, Dr. Husnan, ST, MP, yang menegaskan dukungan terhadap pembinaan remaja masjid.
Hadir lintas generasi dan tokoh
Acara dihadiri pejabat daerah, tokoh agama, pembina, alumni, dan berbagai organisasi remaja masjid dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Kehadiran mereka menunjukkan jaringan ukhuwah yang kuat dan perhatian terhadap kelangsungan gerakan remaja masjid.
- Kombes Pol. Teguh Priyambodo Nugroho, Kapolresta Banda Aceh
- Perwakilan Wali Kota Banda Aceh dan unsur pemerintahan
- Tokoh senior dan pendahulu RMRB, termasuk Kanda Dr. Ir. H. Basri A. Bakar, M.Si
Adat, seni, dan pesan sejarah
Rangkaian acara menyajikan perpaduan keislaman, adat Aceh, dan seni. Pembukaan oleh Rapai Geleng menghidupkan nuansa budaya setempat. Salah satu momen penting adalah prosesi peusijuek adat Aceh untuk pengurus yang baru dilantik, sebagai simbol doa dan harapan keberkahan.
Sebuah drama panggung mengangkat kisah pembakaran Masjid Raya Baiturrahman. Pertunjukan ini mengingatkan penonton pada perjalanan panjang masjid dan perannya dalam sejarah serta perjuangan masyarakat Aceh.
Visi kepengurusan baru dan penutup
Ketua Umum RMRB Periode 2026–2027, Akhi Miftahuddin, menyatakan pelantikan bukan sekadar pengangkatan jabatan, melainkan penerimaan amanah untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu. Tema kegiatan menekankan ukhuwah, pengabdian, dan pengembangan generasi muda yang berakhlak dan kreatif.
Acara ditutup dengan doa dan dokumentasi bersama. Setelah 42 tahun berdiri, RMRB kembali menerima estafet kepemimpinan dengan harapan memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan dan lahirnya generasi terbaik Aceh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Siborongborong Menangi Laga Pembuka Bupati Cup 2026 di Tarutung
Siborongborong menaklukkan Tarutung 1-0 pada laga pembuka Bupati Cup Antar Kecamatan 2026 di Tarutung, Mingg...
Rico Waas Turun Lapangan saat Banjir di Medan Belawan
Wali Kota Rico Waas tetap memimpin gotong royong di Medan Belawan saat banjir; Polresta Deliserdang tangkap...
RSIA Stella Maris Gelar Seminar Vaksinasi Ibu Hamil dan ASI Eksklusif
RSIA Stella Maris menggelar seminar di Medan (13/9) untuk dorong vaksinasi ibu hamil dan ASI eksklusif serta...
SMSI Madina Dilantik, Ketua Sumut Minta Bentuk Pokja 'Jaga Desa'
SMSI Madina dilantik 13 Sept 2026; Ketua SMSI Sumut minta pembentukan Pokja News Room Jaga Desa untuk mengaw...
Polresta Deliserdang Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Seituan
Polresta Deliserdang menangkap dua pengedar narkoba di Desa Seituan, Pantai Labu, menyita sabu, pil ekstasi,...
Polsek Pantau Distribusi Bantuan Beras di Siantar Sitalasari
Polsek Siantar Martoba memantau penyaluran bantuan beras Juli–September 2026 di Kelurahan Bah Sorma; 406 KK...