Lokal

Polsek Dolok Silau Amankan 13 Remaja dan 3 Kelewang

Bagikan:
Polisi mengamankan remaja dan menyita kelewang di Simpang Tanjung Purba, Simalungun

SIMALUNGUN – Personel Polsek Dolok Silau berhasil menggagalkan rencana tawuran dinihari di Simpang Tanjung Purba, Nagori Cingkes, pada Minggu, 13 September 2026. Dalam operasi cepat, polisi mengamankan 13 remaja dan menyita tiga buah kelewang sebagai barang bukti.

Penangkalan tawuran dan barang bukti

Peristiwa bermula sekitar pukul 00.15 WIB ketika warga melaporkan adanya sekelompok anak muda yang berkumpul di kawasan Jalan Cingkes menuju Nagori Bawang. Kapolsek Dolok Silau, AKP M. Nasir Daulay, memimpin langsung penindakan bersama Kanit Reskrim Ipda Hendrawan Sembiring dan Kanit Sabhara Bripka PSH Padang.

Sesampainya di lokasi, personel menemukan sekelompok pemuda yang sesuai laporan. Pemeriksaan mendapati tiga kelewang yang dibawa anggota kelompok, sehingga menguatkan dugaan tujuan untuk tawuran.

Proses penanganan dan pembinaan

AKP M. Nasir Daulay menegaskan seluruh remaja dibawa ke Mako Polsek Dolok Silau untuk pemeriksaan lebih lanjut. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi aman dan mencegah potensi bentrokan.

Selain pengamanan, pihak kepolisian mengundang pimpinan wilayah setempat untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Pihak kepolisian juga menghadirkan orang tua dari masing-masing anak untuk proses pembinaan bersama.

  • Pangulu Cingkes
  • Pangulu Tanjung Purba
  • Kepala Desa Rumamis
  • Kepala Desa Tiga Panah

Dalam sesi pembinaan, para anak dan orang tua diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi tindakan serupa. Surat itu disaksikan langsung oleh pangulu dan kepala desa setempat.

Keterangan polisi

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mencegah terjadinya aksi tawuran yang dapat mengancam keselamatan warga

AKP M. Nasir Daulay menambahkan bahwa pendekatan humanis dipilih untuk mendidik generasi muda tanpa harus langsung berujung pada proses hukum. Pendekatan tersebut dimaksudkan untuk memberi efek pendidikan sekaligus menjaga masa depan anak-anak.

Implikasi dan tindak lanjut

Tindakan cepat Polsek Dolok Silau menunjukkan koordinasi antara polisi, tokoh adat, dan orang tua dalam merespons potensi kekerasan antar-pemuda. Kasus ini berakhir dengan pembinaan dan pernyataan tertulis dari para pelaku muda sebagai bentuk komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan.

Polsek menyatakan akan terus melakukan patroli dan sosialisasi pencegahan tawuran guna menjaga keselamatan generasi muda dan ketertiban masyarakat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait