Lokal

Wamenkes Tinjau Skrining TB CKG di Simalungun, Satu X-Ray Portable Diberikan

Bagikan:
Wamenkes dan pejabat Simalungun saat peninjauan skrining TB di Parapat

Simalungun, Sumut — Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan Skrining Tuberkulosis (TB) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Simalungun, Rabu (22/7). Kunjungan berlangsung di Hotel Niagara Parapat dan dilanjutkan di Aula Mes Pora-Pora Parapat, Girsang Sipangan Bolon. Kegiatan bertujuan mempercepat deteksi dan pengendalian TB secara menyeluruh di daerah.

Kunjungan dan penyambutan resmi

Penyambutan dipimpin Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga dan unsur Forkopimda. Wamenkes datang didampingi istri, Linda Benjamin Paulus Octavianus, serta jajaran Kementerian Kesehatan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, H. Muhammad Faisal Hasrimy. Tamu kehormatan disambut secara adat dengan penyematan pakaian tradisional Simalungun.

Prioritas nasional: percepatan eliminasi TB

Dalam arahannya, Wamenkes menegaskan percepatan eliminasi TB sebagai salah satu prioritas dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintah pusat. Ia mengingatkan posisi Indonesia yang masih menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah kasus TB, sehingga langkah intensif diperlukan.

"Selama ini yang sudah sakit berhasil kita obati dengan baik. Tantangan berikutnya adalah memeriksa orang-orang yang tinggal serumah dengan penderita TB agar dapat dideteksi lebih dini. Jika belum sakit dapat diberikan terapi pencegahan, dan jika sudah terinfeksi segera diobati. Dengan demikian angka kasus TB akan terus menurun hingga Indonesia bebas TB,"

Bantuan alat dan penguatan layanan

Sebagai dukungan nyata, Pemkab Simalungun menerima satu unit X‑Ray portable dari pemerintah pusat dan akan mendapat tambahan tiga unit lagi. Alat portable ini dipaparkan hanya berbobot sekitar tiga kilogram, sehingga memudahkan skrining hingga ke wilayah terpencil, perbukitan, dan pelosok desa.

Pemerintah pusat juga berencana melengkapi puskesmas, khususnya puskesmas rawat inap, dengan fasilitas X‑Ray permanen. Selain mendeteksi TB, alat permanen diharapkan membantu pemeriksaan penyakit paru, jantung, hingga tumor.

Komitmen daerah dan strategi pelaksanaan

Bupati Simalungun menyatakan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan menegaskan komitmen daerah mendukung percepatan eliminasi TB melalui skrining terintegrasi CKG. Ia menyebut tantangan geografis dan demografis di kabupaten yang luas sebagai pendorong untuk memperkuat layanan.

"Kabupaten Simalungun memiliki wilayah yang sangat luas dengan 32 kecamatan, 386 nagori, 27 kelurahan, 46 puskesmas serta ratusan fasilitas kesehatan pendukung. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk memperkuat penemuan kasus TB secara aktif hingga ke pelosok desa,"

Bupati menambahkan bahwa Pemkab telah menetapkan 228 lokus pelaksanaan Skrining TB CKG untuk memperluas jangkauan layanan. Ia berharap penambahan fasilitas Mobile X‑Ray dan dukungan lintas sektor terus diperkuat.

"Kehadiran Bapak Wakil Menteri Kesehatan menjadi penyemangat bagi seluruh tenaga kesehatan dan kader di lapangan untuk terus bekerja memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat dari skrining, diagnosis maupun pengobatan TB hingga tuntas,"

Peserta dan penutup

Selain pimpinan daerah, kegiatan dihadiri staf ahli bupati, asisten, pimpinan perangkat daerah, direktur RSUD, camat se-Kabupaten Simalungun, Forkopimca Girsang Sipangan Bolon, kepala puskesmas, tenaga medis, kader kesehatan, pangulu, dan lurah. Kunjungan ini diharapkan memperkuat koordinasi dan akselerasi program eliminasi TB di tingkat daerah.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait