DPRD Ngawi Sidak Pembangunan Pasar Beran, Target Rampung Desember 2026
Ngawi – Komisi III DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak pada pembangunan perluasan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Jumat (25/9/2026). Sidak bertujuan memantau progres pekerjaan, pemeriksaan material, dan penataan area depan pasar yang ramai pedagang.
Progres pembangunan dan anggaran
Pelebaran Pasar Beran memanfaatkan lahan bekas rumah dinas Wakil Bupati Ngawi di sisi utara bangunan utama. Proyek ini dibiayai lewat bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp9,4 miliar. Saat sidak, pekerjaan memasuki tahap pemasangan atap dan pembuatan sekat kios.
Temuan sidak: material dan kios
Tim dari Komisi III mengecek kualitas material dan proses konstruksi. Dari hasil pengamatan, material yang digunakan dinilai telah sesuai standar sehingga dinyatakan memenuhi persyaratan sementara.
Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Diandra Novy Winalda, menyampaikan bahwa sejumlah kios sudah mulai terbangun. Dia menyebutkan target dan ukuran kios yang dibangun.
Targetnya ada 60 kios yang terbangun di Pasar Beran. Sementara untuk penyelesaian pembangunan ditargetkan rampung 10 Desember 2026.
Setiap kios yang dibangun memiliki ukuran 3 x 2,5 meter. Peninjauan juga memastikan bahwa penyelesaian pembagian ruang kios dan sekat sedang berjalan sesuai rencana.
Penataan parkir dan arus lalu lintas
Selain aspek teknis, Komisi III memberi catatan pada penataan area depan pasar. Sejak dini hari hingga pagi, area depan Pasar Beran kerap ramai pedagang, yang menurut anggota dewan berpotensi mengganggu lalu lintas.
Pasar Beran ini sejak tengah malam hingga pagi sudah ramai pedagang. Sehingga tadi kami memberikan masukan untuk penataan, khususnya yang di depan pasar, karena kami dapat laporan sering terjadi kecelakaan.
Keluhan mengenai keselamatan di depan pasar mendorong rekomendasi perbaikan tata letak parkir dan area berdagang agar arus lalu lintas tidak terganggu dan risiko kecelakaan berkurang.
Prioritas penempatan pedagang
Komisi III menegaskan bahwa bangunan baru nantinya diprioritaskan untuk pedagang lama yang sebelumnya menempati kawasan belakang pasar. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga keberlanjutan usaha pedagang terdampak relokasi.
Pedagang lama yang di belakang yang harus menempati bangunan baru, kata Diandra, menegaskan prioritas penempatan.
Penutup: tindak lanjut dan jadwal
Pembangunan Pasar Beran ditarget selesai pada 10 Desember 2026 dengan 60 kios baru. Hasil sidak memberi keyakinan awal pada kualitas material, namun rekomendasi penataan parkir dan keselamatan di depan pasar akan menjadi perhatian lanjutan DPRD dalam pengawasan proyek hingga rampung.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPRD Jatim Dorong Koordinasi untuk Pencegahan Kenakalan Remaja
DPRD Jatim mendorong sinkronisasi Dinas Pendidikan dan DP3A serta wadah aman bagi guru BK untuk menangani ke...
DPRD Jatim Dorong Koordinasi untuk Cegah Kenakalan Remaja
Sri Untari mendorong sinergi Dinas Pendidikan dan DP3A serta wadah aman bagi guru BK untuk tangani kenakalan...
Eri Cahyadi Perintahkan ASN Pindah ke Balai RW Mulai Okt 2026
Wali Kota Surabaya perintahkan seluruh ASN bekerja di Balai RW mulai Oktober 2026 untuk percepat penanganan...
26% Pupuk Bersubsidi Jatim Belum Tersalurkan, DPRD Minta Pengawasan
Sebanyak 557.868,9 ton (26,36%) pupuk bersubsidi di Jatim belum tersalurkan per 21 Sept 2026; DPRD minta pen...
DPRD Jatim Desak Usut Aktor di Balik 1.048 Ton Udang Impor
DPRD Jatim mendesak penelusuran aktor di balik 1.048 ton udang impor diduga tidak sesuai peruntukan; KKP tem...
Guntur Dorong Setiap Wilayah Dapil 7 Miliki 3–5 Marching Band
Guntur Wahono menargetkan setiap wilayah Dapil 7 memiliki 3–5 sekolah dengan marching band dan akan menggela...