Bupati Kediri: Santri Wajib Warisi Semangat Resolusi Jihad
KEDIRI — Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri untuk terus mewarisi dan mengamalkan Resolusi Jihad dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu disampaikan saat pembukaan Ekspresi Santri 2026 di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Jumat, 25 September 2026, dan dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri, Sonny Subroto Maheri Laksono.
Inti pesan dan kutipan langsung
Bupati yang akrab disapa Mas Dhito menekankan bahwa semangat perjuangan para pendahulu tidak cukup sekadar dipahami sebagai fakta sejarah. Nilai tersebut harus menjadi spirit yang mendorong kontribusi santri sesuai tantangan zaman.
"Pesan saya untuk para santri, warisi terus gelora semangat Resolusi Jihad ini di dalam dada panjenengan,"
Mas Dhito juga menyampaikan harapan dan doa agar para santri diberi kesehatan serta kemudahan dalam setiap langkah mereka.
"Doa saya semoga para santri senantiasa sehat, dimudahkan dan dilancarkan di setiap langkah,"
Rangkaian Ekspresi Santri 2026
Ekspresi Santri 2026 merupakan bagian rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kabupaten Kediri. Kegiatan berlangsung sejak 25 September dan dijadwalkan sampai 4 Oktober 2026.
Kegiatan ini memfasilitasi kolaborasi antara santri, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat. Ajang ini menjadi wadah untuk memperkenalkan produk unggulan dan potensi lokal.
Tujuan: Kreativitas dan kemandirian ekonomi pesantren
Pemerintah Kabupaten mendorong kegiatan yang meningkatkan kreativitas sekaligus mendorong kemandirian ekonomi berbasis pesantren. Keterlibatan santri dalam aktivitas ekonomi diharapkan memperkuat peran pesantren dalam masyarakat.
Menurut Bupati, warisan perjuangan para pendahulu harus terus hidup dan diwujudkan melalui keteguhan belajar, berkarya, dan mengabdi. Santri didorong memberi kontribusi nyata sesuai kebutuhan masyarakat, bukan sekadar simbolik.
Dampak dan prospek
Dengan menggabungkan nilai-nilai historis dan kegiatan ekonomi-kreatif, program ini berpotensi memperluas peran pesantren dalam pembangunan lokal. Penyelenggaraan yang melibatkan UMKM juga membuka peluang pemasaran bagi produk pesantren.
Ke depan, penyelenggara berharap Ekspresi Santri menjadi agenda tahunan yang semakin menguatkan integrasi pendidikan agama dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Guruh Soekarnoputra Wafat, PDIP Jatim Berduka atas Kehilangan
Guruh Soekarnoputra meninggal pada 26 September 2026. PDIP Jawa Timur menyampaikan duka dan memuji kontribus...
TP PKK dan DKP Sumenep Bagikan Bingkisan Gizi Percepat Stunting
TP PKK dan Dinas Kelautan Perikanan Sumenep membagikan bingkisan gizi di Rubaru (23/9/2026) untuk percepat p...
Bupati Bangkalan Tekankan Data Akurat untuk Tanggulangi Stunting
Bupati Lukman minta sinkronisasi data dan evaluasi sampai desa agar program penurunan stunting di Bangkalan...
Ipuk Tinjau Penyerahan 560 Lapak Pedagang Pasar Banyuwangi
Bupati Ipuk meninjau penyerahan 560 lapak Pasar Banyuwangi; posko aduan dibuka untuk menampung keluhan dan m...
DPRD Jatim Dorong Koordinasi untuk Pencegahan Kenakalan Remaja
DPRD Jatim mendorong sinkronisasi Dinas Pendidikan dan DP3A serta wadah aman bagi guru BK untuk menangani ke...
DPRD Jatim Dorong Koordinasi untuk Cegah Kenakalan Remaja
Sri Untari mendorong sinergi Dinas Pendidikan dan DP3A serta wadah aman bagi guru BK untuk tangani kenakalan...