Rehan/Gloria Tersingkir di 32 Besar Singapore Open 2026
Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja gugur di 32 besar Singapore Open 2026 setelah kalah dari pasangan Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, pada Selasa 26 Mei 2026 di Singapore Indoor Stadium, Kuala Lumpur. Pertandingan selama 47 menit berakhir straight set dengan skor 18-21, 19-21.
Ringkasan pertandingan
Pertandingan berjalan cepat dan ketat. Rehan/Gloria sempat memimpin 18-17 pada gim pertama, tetapi Gicquel/Delrue membalikan keadaan dengan empat poin beruntun untuk merebut gim tersebut. Di gim kedua kedua pasangan saling jual beli poin, namun pasangan Prancis memimpin sejak awal dan mempertahankan keunggulan hingga akhir.
Detail gim dan momen kunci
Gim pertama menjadi titik balik ketika Rehan/Gloria kehilangan momentum di menit-menit akhir. Mereka tampil agresif sepanjang pertandingan, namun gagal memanfaatkan peluang penutup.
Gim kedua menunjukkan konsistensi lawan yang mampu mengendalikan tempo permainan. Durasi total pertandingan tercatat 47 menit, menunjukkan intensitas tinggi meski berakhir tanpa gim penentu.
Reaksi pemain
Meski kalah, Gloria menyatakan rasa syukur karena bisa kembali tampil setelah absen selama sembilan bulan bersama pasangannya. Ia juga mengakui ada kendala pada penyelesaian poin akhir yang harus dibenahi.
Bersyukur dari awal sampai akhir tidak ada sesuatu yang tidak diinginkan. Bersyukur juga hari ini kami bisa tampil dengan baik setelah sembilan bulan absen
Walaupun kalah tapi bukan kalah yang telak atau main jelek, hanya memang finishingnya masih jadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi
Gloria menambahkan bahwa di akhir gim pertama mereka bermain terburu-buru dan perlu memperbaiki kontrol emosi serta aspek non-teknis di turnamen mendatang.
Rehan juga memberi catatan soal realisasi latihan dan kondisi fisik. Ia menyebut bahwa beberapa latihan belum sepenuhnya terealisasi di lapangan dan menekankan perlunya menjaga kondisi lutut dan otot untuk konsistensi di turnamen berikutnya.
Alhamdulillah hari ini berjalan lancar bagi saya, apa yang sudah disiapkan di latihan bisa dikeluarkan. Belum menang tapi ini proses yang harus dijalani, saya ingin cepat kembali ke performa terbaik
Rencana ke depan
Pasangan ini akan fokus mempersiapkan diri untuk Indonesia Open 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 2-7 Juni 2026. Rehan berharap penampilan mereka membaik di turnamen kandang dan siap menyesuaikan diri dengan format terbaru yang akan diberlakukan musim depan.
Saya ingin terus berlanjut apalagi tahun depan format 15x3 sudah berjalan jadi mungkin akan lebih menguntungkan buat kami
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi terutama pada aspek penyelesaian poin dan pengendalian emosi. Dengan jeda singkat menuju Indonesia Open, fokus utama tim adalah memperbaiki hal tersebut agar hasil yang lebih baik tercapai.
Berita Terkait
Kode Warna Keselamatan Jalan: Panduan Praktis untuk Pengendara
Panduan tiga kode warna—merah, kuning, hijau/biru—bantu pengendara memahami rambu dan marka untuk mengurangi...
Meksiko Tawarkan Basis Latihan untuk Iran di Piala Dunia 2026
Meksiko bersedia jadi markas latihan Iran selama Piala Dunia 2026 setelah AS enggan menampung, sementara FIF...
Kiandra Ramadhipa Debut Impresif di Moto3 Junior Barcelona
Kiandra Ramadhipa finis podium pada debut Moto3 Junior Barcelona 2026, sekarang duduki posisi kedua klasemen...
Iran Bidik Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Iran lolos ke Piala Dunia 2026 dan membidik babak gugur untuk pertama kali setelah imbang 2-2 kontra Uzbekis...
Persita Minta Maaf, Pena & Kapten Respons Usai Kalah 1-3
Carlos Pena dan kapten Javlon Guseynov meminta maaf setelah Persita kalah 1-3 dari Persis Solo dan menutup m...
Presiden Persita Bertanggung Jawab Usai Finis 10 Besar Super League 2025/26
Presiden Persita Ahmed Zaki Iskandar mengaku bertanggung jawab setelah tim finis ke-10 Super League 2025/202...