PSG Juara Liga Champions 2026, Arsenal Gagal di Adu Penalti
Paris Saint-Germain (PSG) mempertahankan gelar Liga Champions UEFA usai mengalahkan Arsenal lewat adu penalti 4-3 pada final di Budapest, Hungaria, Minggu 31 Mei 2026. Kemenangan ini membuat PSG menjadi tim kedua di era modern yang merengkuh gelar secara beruntun.
Jalannya final
Final di Budapest berlangsung ketat dan berakhir harus ditentukan lewat adu penalti. PSG keluar sebagai pemenang setelah rangkaian eksekusi penalti usai waktu normal dan perpanjangan tidak memisahkan kedua tim. Hasil ini mengukuhkan posisi PSG sebagai kekuatan utama di kancah sepak bola Eropa.
Reaksi pelatih
Pelatih PSG, Luis Enrique, menyebut kemenangan itu sangat istimewa karena diperoleh melalui pertandingan yang sulit dan menegangkan.
"Ini bahkan lebih besar karena kami tahu betapa sulitnya melawan Arsenal. Dan bagi kami sebagai tim serta kota ini, sangat luar biasa bisa memenangkannya,"
Sementara itu, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku kecewa tetapi tetap memuji perjuangan timnya sepanjang turnamen.
"Sangat sulit menerimanya. Ketika Anda tampil konsisten sepanjang kompetisi hingga final, dan akhirnya kehilangan trofi lewat adu penalti,"
Pemain dan pengakuan
Meski kalah, bek Arsenal Gabriel mendapat pengakuan sebagai Man of the Match karena tampil dominan dalam bertahan. Penilaian ini menyorot penampilan individual yang menonjol di laga penentuan.
- Man of the Match: Gabriel (Arsenal)
Rekor dan konteks
Dengan keberhasilan mempertahankan trofi, PSG menyamai prestasi langka tim yang mampu juara beruntun di era modern, sebuah capaian yang hanya pernah dicatat klub besar lain sebelumnya. Kemenangan musim ini menambah daftar prestasi PSG setelah titel musim 2024/2025.
Pada musim 2024/2025 PSG juga menjuarai Liga Champions setelah menang besar di final sebelumnya. Catatan beruntun ini mempertegas ambisi dan kemampuan klub untuk tampil konsisten di level tertinggi kompetisi antarklub Eropa.
Implikasi untuk Arsenal
Kekalahan ini memaksa Arsenal menunda mimpi meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Tim akan kembali mengevaluasi dan mempersiapkan diri untuk kesempatan berikutnya, dengan target tetap menembus puncak Eropa.
PSG kini menyandang status sebagai juara bertahan sekaligus salah satu kekuatan dominan di Eropa, sementara Arsenal dihadapkan pada tugas besar untuk membalikkan nasib di kompetisi musim depan.
Berita Terkait
Timnas Voli Putri U18 Siap Tampil di Princess Cup dan AVC
Timnas Voli Putri U18 menggelar pelatnas 12 pemain untuk persiapan tampil di Princess Cup dan AVC U18 di Tha...
Herdman Pastikan Piala AFF 2026 Andalkan Pemain Domestik
John Herdman memastikan Timnas Indonesia akan mengandalkan pemain domestik untuk Piala AFF 2026 sebagai bagi...
Fajar/Fikri Melaju ke Final Singapore Open 2026
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final Singapore Open 2026 usai menaklukkan Liang/Wang 23-21,...
John Herdman Siapkan TC Intensif 20 Hari di Bali untuk AFF 2026
John Herdman jadwalkan TC intensif 20 hari di Bali pada awal Juli 2026 untuk mempersiapkan skuad lokal hadap...
Alwi Gugur di Semifinal Singapore Open 2026
Alwi Farhan kalah 14-21, 11-21 dari Alex Lanier di semifinal Singapore Open 2026; ia akan fokus ke Indonesia...
Sean Sweeney Dipilih Pimpin Orlando Magic
Sean Sweeney dipilih menjadi pelatih kepala Orlando Magic; kontrak masih dalam tahap finalisasi dan ia mengu...