Prabowo Panggil Menteri Bahas Program Strategis di Istana
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan kepala badan/lembaga negara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026. Pertemuan bertujuan membahas perkembangan sejumlah program strategis, termasuk agenda terkait Koperasi Desa Merah-Putih.
Peserta dan waktu rapat
Rapat dimulai siang hari dan dipimpin langsung oleh Presiden. Hadir dalam pertemuan tersebut menteri-menteri dari Kabinet Merah-Putih serta pejabat kepala badan dan lembaga negara.
- Menteri Koperasi Yandri Susanto
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto
- Dua Wakil Kepala Badan Gizi Nasional: Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono
- Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi: Hasan Nasbi
Kehadiran pimpinan BUMN dan badan pangan
Pantauan menunjukkan Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, tiba di Kompleks Istana sekitar pukul 14.50 WIB. Selanjutnya, Dirut Bulog, Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, juga hadir untuk mengikuti ratas tersebut.
Pernyataan Dirut Bulog
Saat tiba di Pilar Kompleks Istana, Letjen TNI Ahmad Rizal menyatakan tujuan kedatangannya terkait undangan dari istana dan koordinasi dengan Menko. Ia menyebut salah satu fokus rapat adalah program koperasi desa.
"Kami diundang rapat dari istana dengan pak Menko, terkait Koperasi Desa Merah-Putih,"
Ia menambahkan belum bisa merinci seluruh topik yang akan dibahas. Hasil rapat akan diinformasikan kepada publik setelah ratas rampung.
Agenda dan dampak
Rapat terbatas ini digelar untuk mempercepat evaluasi dan pengambilan kebijakan atas program-program prioritas pemerintah. Fokus pada koperasi desa dan ketahanan pangan menunjukkan upaya memperkuat rantai pasok dan peran lembaga negara dalam mendukung pembangunan lokal.
Dengan melibatkan kementerian dan badan terkait, pemerintah berupaya menyelaraskan pelaksanaan program strategis agar berjalan terukur dan dapat segera diikuti langkah operasional. Informasi rinci mengenai keputusan dan tindak lanjut diperkirakan akan disampaikan usai rapat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...
MenPPPA Pastikan Pendampingan Terbuka bagi Korban Perundungan
MenPPPA Arifah Fauzi memastikan layanan pendampingan tetap tersedia bagi anak korban perundungan; Kemenkes b...
Kemenperin Buka Ruang Gen Z untuk Kembangkan Industri Batik
Kemenperin ajak Gen Z berperan dalam pengembangan industri batik melalui desain, teknologi, dan pemasaran di...
Tokoh Konghucu Budi Tanuwibowo Masuk Wantimpres
Budi Tanuwibowo dilantik jadi anggota Wantimpres; ia terharu karena komunitas Konghucu yang minoritas mendap...
MenPPPA Pastikan Penanganan Perundungan Anak di Tangsel
MenPPPA Arifah Fauzi pastikan penanganan dugaan perundungan anak di Tangerang Selatan prioritaskan keamanan,...
Komdigi Minta Operator Ubah Paket Non-Rollover
Komdigi minta operator segera ubah paket non-rollover agar sisa kuota dilindungi secara ekonomi, bukan hanya...