PDI Perjuangan Jombang Targetkan Posko Pangan di 21 Kecamatan
JOMBANG — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menargetkan pembentukan posko pangan di 21 kecamatan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas. Langkah itu diumumkan saat panen berbagai sayuran di Posko Pangan percontohan Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Kamis (11/6/2026), dengan hasil panen langsung dibagikan gratis kepada warga setempat.
Rencana dan tujuan program
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jombang, Donny Anggun, mengatakan program ini merupakan respons atas kenaikan harga kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi yang masih menantang. Program yang mulai berjalan sekitar satu bulan lalu bertujuan mendorong kemandirian pangan keluarga melalui optimasi lahan kosong di lingkungan rumah.
"Hari ini kami memanen hasil dari Posko Pangan dan membagikannya kepada masyarakat. Ini bentuk kepedulian kami di tengah naiknya harga kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi yang belum stabil,"
Kegiatan panen dan distribusi
Lahan percontohan di Tampingmojo ditanami sayuran harian seperti kangkung, sawi, terung, dan tomat. Seluruh hasil panen dipanen oleh kader dan langsung dibagikan kepada warga sekitar tanpa dipungut biaya. Pendekatan ini diharapkan memenuhi kebutuhan dapur keluarga dalam jangka pendek sekaligus mengurangi tekanan harga di pasar lokal.
Metode pelaksanaan dan pendampingan
Proses budidaya dijalankan secara gotong royong oleh kader partai. Mereka mendapatkan pendampingan teknis dari tenaga ahli pertanian DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, mulai dari persiapan lahan hingga panen dan distribusi. Pendampingan ini juga menekankan teknik budidaya sederhana agar mudah direplikasi oleh rumah tangga.
"Kami ingin mengajak masyarakat mulai menanam sendiri kebutuhan pangan dan mengenal sumber karbohidrat alternatif selain beras,"
Dampak awal dan pengembangan
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jombang, Moh. Naim, menyatakan hasil panen mendapat respons positif dari warga. Karena itu, program akan dikembangkan ke kecamatan lain dengan pola yang sama. Integrasi gerakan berbasis komunitas ini diharapkan membentuk pasokan pangan mandiri di tingkat rumah tangga sekaligus berfungsi sebagai jaring pengaman sosial ekonomi bagi warga yang membutuhkan.
Ke depan, DPC PDI Perjuangan Jombang berencana memperluas model posko percontohan tersebut ke seluruh kecamatan dengan penyesuaian komoditas dan skema pendampingan. Jika berhasil, inisiatif ini dapat menjadi contoh lokal ketahanan pangan berbasis komunitas yang mudah direplikasi di wilayah lain.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tiga Pilar Cup Ngawi Dongkrak UMKM dan Dukung Persinga
Turnamen Tiga Pilar Cup Ngawi menarik penonton, memasuki babak delapan besar, dan menggerakkan UMKM serta du...
Surabaya Abaikan Desil sebagai Acuan Bansos, Verifikasi Dilakukan Langsung
Pemkot dan DPRD Surabaya sepakat desil tak lagi jadi patokan bansos; verifikasi dilakukan lewat forum RT ter...
Puan Atur Pertemuan Prabowo–Megawati Bersama PDIP dan Gerindra
Puan Maharani akan mengatur pertemuan lanjutan antara Prabowo dan Megawati bersama PDIP dan Gerindra usai ku...
Sumenep Gelar Turnamen Sepak Bola Antar-SD 1 Oktober 2026
Pemkab Sumenep menggelar turnamen sepak bola antar-SD pada 1 Oktober 2026 untuk memetakan talenta lokal dan...
Surabaya Tetapkan Prioritas RAPBD 2027: Pendidikan, Kesehatan, Rutilahu
Pemkot Surabaya prioritaskan pendidikan, kesehatan, dan Rutilahu dalam RAPBD 2027 senilai Rp12,825 triliun u...
Prabowo Datangi Rumah Megawati untuk Takziah Guruh
Presiden Prabowo mendatangi kediaman Megawati pada 28/9/2026 untuk menyampaikan takziah atas wafatnya Guruh,...