Politik

PKDI Cup 2026 di Bangkalan: Mojokerto Juara, Hadiah Rp200 Juta

Bagikan:

BANGKALAN — Grand Final PKDI Cup 2026 digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (14/9/2026). Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan olahraga menjadi sarana efektif mempertemukan kepala desa untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam pembangunan desa.

Semangat silaturahmi dan kolaborasi

Lukman menilai PKDI Cup bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan momentum mempererat hubungan antar-kepala desa. Ia berharap komunikasi yang terjalin selama turnamen membuka ruang berbagi pengalaman dan gagasan pembangunan.

"PKDI Cup bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan persaudaraan antarkepala desa,"

Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan, Lukman menekankan peran strategis kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan. Ia menambahkan bahwa semangat sportivitas di lapangan harus tercermin dalam kerja nyata membangun desa.

"Semangat sportivitas yang kita lihat di lapangan mudah-mudahan juga menjadi semangat dalam membangun desa,"

Peserta dan tamu undangan

Acara grand final dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan organisasi kepemimpinan desa. Kehadiran tokoh-tokoh ini menambah bobot ajang yang berskala nasional tersebut.

  • Bupati Jember, Muhammad Fawait
  • Ketua Dewan Pembina PKDI, Muhammad Yusuf
  • Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKDI, Sujiono
  • Jajaran Dewan Pimpinan Wilayah PKDI se-Indonesia
  • Para kepala desa peserta dan tokoh masyarakat setempat

Hasil pertandingan dan hadiah

Dalam laga puncak, tim PKDI Kabupaten Mojokerto keluar sebagai juara PKDI Cup 2026. Prestasi ini membuat tim berhak membawa pulang hadiah utama senilai Rp200 juta.

Panitia juga memberikan sejumlah penghargaan dan nominasi kepada peserta sebagai apresiasi atas partisipasi selama rangkaian turnamen. Selain penghargaan, panitia membagikan doorprize bagi masyarakat yang hadir.

Salah satu doorprize utama yang disiapkan adalah satu unit sepeda motor, menambah kemeriahan final.

Implikasi dan harapan ke depan

Panitia dan pejabat berharap kegiatan seperti PKDI Cup dapat berlanjut sebagai wadah rutin mempererat jejaring antar-kepala desa. Dengan komunikasi dan sinergi yang kuat, praktik baik pembangunan desa diharapkan dapat tersebar lebih luas.

"Kita ingin kepala desa semakin solid, saling mendukung, dan bersama-sama menghadirkan kemajuan bagi masyarakat,"

Ajang ini menjadi contoh bagaimana olahraga dapat memfasilitasi dialog dan kerja sama untuk kemajuan wilayah desa.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait