Piala Dunia 2026: Bar dan Resto AS Perpanjang Jam Operasi
Bar dan restoran di beberapa negara bagian Amerika Serikat memperpanjang jam operasional menjelang Piala Dunia 2026. Kebijakan ini diberlakukan agar suporter bisa menonton pertandingan hingga larut malam dan untuk mendorong kunjungan ke usaha lokal selama turnamen.
Perpanjangan jam dan langkah bisnis
Beberapa kota memberikan izin sementara agar bar dan resto tetap buka lebih lama selama gelaran Piala Dunia. Di Philadelphia, misalnya, izin operasi diperpanjang hingga pukul 04.00 selama turnamen berlangsung.
Respons pemilik usaha beragam. Banyak yang menambah staf, menyiapkan menu khusus, dan menggelar acara nonton bersama untuk menarik pelanggan. Langkah ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan di tengah lonjakan pengunjung.
Pengalaman suporter jadi fokus
Perpanjangan jam bertujuan memberi pengalaman menonton yang lebih lengkap bagi suporter. Pemilik bar melihat turnamen sebagai kesempatan untuk menyatukan penggemar dari berbagai negara di satu lokasi.
“Orang-orang ingin minum bir bersama suporter lain. Yang menyenangkan dari piala dunia adalah bisa menyatukan orang dari seluruh dunia dan menyaksikan pertandingan di satu tempat,” ujar pemilik bar di Philadelphia, Mark Prinzinge Prinzinger.
Kekhawatiran soal keselamatan
Tidak semua pihak setuju dengan kebijakan ini. Izin perpanjangan jam mendapat kritik dari kalangan yang khawatir akan dampak keselamatan publik dan potensi gangguan malam hari.
Wali Kota Kansas City, Quinton Lucas, menyoroti bahwa di kotanya bar tidak perlu buka sepanjang malam. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran beberapa pemerintah daerah terhadap implikasi keamanan dan ketertiban.
Dampak ekonomi lokal
Di sisi ekonomi, perpanjangan jam dipandang sebagai peluang untuk menambah penghasilan pelaku usaha makanan dan minuman. Promosi menu khusus dan acara tengah malam dapat meningkatkan omset harian.
Namun biaya tambahan seperti upah lembur, keamanan, dan pembersihan juga harus diperhitungkan. Pemilik usaha harus menyeimbangkan manfaat pendapatan dengan kenaikan biaya operasional.
Prospek dan langkah selanjutnya
Sejumlah kota kemungkinan akan mengevaluasi kebijakan izin khusus ini setelah turnamen selesai. Pemerintah daerah dapat menilai efektivitasnya dari sisi ekonomi dan keamanan publik.
Secara keseluruhan, perpanjangan jam buka saat Piala Dunia 2026 menawarkan peluang bagi bisnis lokal dan pengalaman lebih baik bagi suporter, namun juga menuntut pengawasan dan mitigasi risiko dari otoritas setempat.
Berita Terkait
Cuaca 33°C Uji Ambisi Inggris Jelang Piala Dunia 2026
Timnas Inggris berlatih di Florida dengan suhu 33°C; fokus pada kebugaran dan penentuan nomor punggung sambi...
Mirza Mustafic Resmi Tinggalkan Bali United
Bali United dan Mirza Mustafic sepakat akhiri kerja sama pada 3 Juni 2026; gelandang timnas Luksemburg kini...
Persebaya Pertahankan Jefferson Silva, Tavares Dukung Keputusan
Persebaya memperpanjang kontrak Jefferson Silva secara multiyears; pelatih Bernardo Tavares mendukung langka...
Raymond/Joaquin Melaju ke Babak Kedua Indonesia Open 2026
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menang 21-9, 21-13 dan melaju ke babak kedua Indonesia Open 2026 setelah tamp...
Timnas Indonesia Uji Regenerasi di FIFA Matchday Juni 2026
Timnas Indonesia memanggil 23 pemain untuk FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik sebagai uji reg...
Fajar/Fikri Tersingkir di Indonesia Open 2026 Usai Dihadang Chen/Liu
Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri tersingkir dari Indonesia Open 2026 usai kalah 21-13, 21-14 dari Chen Bo Yang...