Olahraga

Philipsen Dekati Jersey Hijau Usai Menang Etape 17

Bagikan:

Jasper Philipsen memenangi etape 17 Tour de France pada Rabu, 22 Juli 2026, dan memangkas selisih poin dalam perebutan jersey hijau. Balapan sepanjang 174,7 kilometer dari Chambéry menuju Voiron berakhir dengan sprint yang dimenangi Philipsen, sementara Tadej Pogacar tetap nyaman memimpin klasemen umum menjelang etape pegunungan.

Kemenangan Philipsen dan ancaman pada jersey hijau

Philipsen keluar sebagai yang tercepat di finis Voiron. Ia mengungguli Mauro Schmid di posisi kedua dan Olav Kooij di posisi ketiga. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Philipsen di edisi 2026.

Hasil itu memangkas jarak menjadi tujuh poin dari pemimpin klasemen poin, Mads Pedersen. Dukungan rekan setim, terutama Mathieu van der Poel, menjadi kunci pada sprint akhir.

"Saya harus menunggu hingga etape ke-17 untuk menang. Kemenangan ini saya persembahkan untuk tim yang terus percaya kepada saya,"

Kronologi balapan dan insiden

Etape dimulai agresif dengan beberapa insiden di bagian awal lintasan. Davide Ballerini terjatuh setelah melewati bundaran, dan Tom Pidcock serta Lenny Martinez juga sempat terjatuh namun mampu melanjutkan.

Memasuki 65 kilometer terakhir, kelompok mengejar mempercepat laju melalui aksi dari Pedersen. Enam pembalap kemudian memisahkan diri, termasuk Pedersen, Ben Healy, dan Jasper Stuyven.

Stuyven sempat unggul sekitar 50 detik saat tersisa lebih dari 15 kilometer. Namun kelompok utama berhasil menangkapnya sekitar 3,7 kilometer sebelum garis finis. Pada kilometer terakhir, Josh Tarling mencoba perlawanan, tetapi Van der Poel mengejar dan membuka ruang bagi sprint Philipsen.

Dampak pada klasemen umum

Meskipun tidak finis terdepan di etape ini, Tadej Pogacar tetap mempertahankan jersey kuning. Ia unggul 4 menit 32 detik atas Remco Evenepoel di posisi kedua klasemen umum. Pogacar mengakui etape kali ini berat, terutama saat jalur mulai menanjak.

"Saya juga menduga persaingan baru benar-benar akan ditentukan setelah tanjakan, hari ini menjadi etape yang berat,"

Posisi Pogacar relatif aman untuk sementara, tetapi pegunungan pada etape berikutnya berpotensi mengubah dinamika perebutan gelar.

Jalur berikutnya

Etape 18 akan menjadi ujian pegunungan sejauh 185,2 km dari Voiron menuju Orcières-Merlette pada Kamis, 23 Juli 2026. Empat etape terakhir menuju Paris diprediksi menentukan siapa juara Tour de France 2026.

Dengan kemenangan hari ini, Philipsen memperlihatkan bahwa perebutan jersey hijau masih terbuka. Sementara itu, Pogacar harus waspada pada tanjakan berikutnya untuk mempertahankan keunggulannya di klasemen umum.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait