Nasional

Menperin Minta Kemenperin Petakan Hambatan Tiap Subsektor Industri

Bagikan:

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji meminta jajaran Kementerian Perindustrian aktif memetakan hambatan di setiap subsektor industri. Permintaan itu disampaikan saat rapat internal di Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Tujuannya untuk menjadi dasar kebijakan dan program yang bisa menjawab kebutuhan dunia usaha serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Arahan dan tujuan pemetaan

Sarmuji menekankan pentingnya pemetaan masalah riil pada tiap subsektor. Hasil pemetaan akan menjadi landasan penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Selain itu, pemetaan bertujuan memetakan prioritas intervensi agar sumber daya digunakan efektif.

Misalnya, kalau izin impor terbuka tanpa pertimbangan membatasi, sektor industri dalam negeri akan sulit bertahan untuk jenis barang tertentu. Karena itu, kita membutuhkan kerja sama dengan banyak stakeholder

Ia menegaskan pemerintah perlu bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melindungi industri domestik yang rentan terhadap impor.

Isu izin impor

Sarmuji menyoroti kebijakan izin impor yang dinilai terlalu terbuka. Menurutnya, izin tanpa pembatasan dapat melemahkan produsen lokal untuk produk tertentu. Oleh karena itu, pengaturan impor harus seimbang antara kebutuhan pasar dan keberlangsungan industri.

Peran Kemenperin sebagai akselerator

Sarmuji mendorong Kementerian Perindustrian berperan sebagai faktor akseleratif bagi pertumbuhan industri nasional. Ia menuntut langkah besar di berbagai sektor agar laju pertumbuhan industri meningkat.

Keberadaan Kementerian Perindustrian harus menjadi faktor akseleratif terhadap industri-industri di bawah naungan Kemenperin. Kita harus membuat langkah-langkah besar di semua sektor supaya industri ini tumbuh makin cepat

Koordinasi internal dan keterbukaan informasi

Untuk mendapatkan gambaran masalah yang utuh, Sarmuji meminta keterbukaan informasi dari semua jenjang organisasi. Ia menerima masukan dari pejabat di bawah eselon atas nama perbaikan kebijakan.

Saya membuka ruang, seandainya ada masukan dari eselon II sekalipun, saya akan terima dengan baik. Meskipun kita tetap menghargai hierarki birokrasi

Sarmuji menilai penyerapan informasi dari bawah penting agar persoalan yang belum terlihat di tingkat tertinggi bisa diidentifikasi dan ditangani.

Sinergi antar kementerian

Sarmuji juga menekankan perlunya memperkuat hubungan Kemenperin dengan kementerian dan lembaga lain. Banyak masalah industri berkaitan lintas-sektor sehingga tidak bisa diselesaikan secara sendiri.

Hubungan Kementerian Perindustrian dengan stakeholder yang lain harus kita perkuat, karena banyak problem yang penyelesaiannya tidak berada di Kementerian Perindustrian saja

Langkah berikutnya

Ke depan, Kemenperin diminta menyelesaikan pemetaan hambatan dan menyusun program prioritas berdasarkan temuan. Hasil kerja ini diharapkan memperkuat daya saing produk lokal, mempercepat pertumbuhan industri, dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

Implikasi: tanpa pemetaan dan koordinasi yang lebih baik, upaya mendorong pertumbuhan industri dan penciptaan lapangan kerja akan sulit tercapai.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait