Nasional

Pertagas Salurkan 120 Paket Bahan Pangan & Hygiene Kit untuk NTT

Bagikan:
Penyaluran paket bantuan Pertagas untuk korban bencana NTT berupa bahan pangan dan hygiene kit

Pertagas Salurkan 120 Paket Bahan Pangan dan Hygiene Kit Pascabencana NTT

PT Pertamina Gas (Pertagas) menyalurkan 120 paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran meliputi 60 paket bahan pangan, 60 paket hygiene kit, dan bantuan dana senilai Rp 55,7 juta. Pendistribusian dilakukan pada 27 Agustus 2026 melalui Drop Point Pertamina Group di Koramil 03/Reo, Kabupaten Manggarai, NTT.

Rincian paket bantuan

Detail bantuan dibagi dua kategori utama. Paket bahan pangan berisi kebutuhan pokok, sedangkan hygiene kit berfokus pada pemenuhan sanitasi dasar.

  • 60 paket bahan pangan: beras, minyak goreng, gula, teh, mie, tepung terigu, kopi, telur, kecap.
  • 60 paket hygiene kit: sabun mandi, shampo, sikat gigi, sabun cuci pakaian, sabun pencuci piring.

Bantuan dana dan alur penyaluran

Selain barang, Pertagas memberikan dana tunai sebesar Rp 55,7 juta untuk mendukung kebutuhan mendesak masyarakat terdampak. Dana dan paket disalurkan melalui lokasi koordinasi resmi untuk mempercepat distribusi di lapangan.

Penyaluran lewat Drop Point Pertamina Group dan Koramil 03/Reo bertujuan mempermudah akses kepada warga yang membutuhkan serta memastikan bantuan segera diterima.

Pernyataan perusahaan

Corporate Secretary Pertagas, Sulthani Adil Mangatur, menyatakan bahwa penyaluran ini bagian dari Program Tanggap Kebencanaan dan Bantuan Sosial Kemasyarakatan. Pertagas menegaskan komitmennya sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Pertagas berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur

— Sulthani Adil Mangatur, Corporate Secretary Pertagas

Terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik dengan seluruh stakeholder sehingga Pertagas Peduli bisa bergerak cepat membantu saudara-saudara kita yang mendapat musibah

Koordinasi dan keandalan operasi

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pertagas terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan stakeholder terkait. Monitoring dan evaluasi di lapangan juga dilakukan agar jenis dan jumlah bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Pertagas menegaskan upaya menjaga keandalan operasi infrastruktur energi di seluruh wilayah, termasuk area rawan bencana, sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan energi nasional.

Penutup

Penyaluran 120 paket dan bantuan dana ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan dasar warga terdampak dan mempercepat proses pemulihan pascabencana di Manggarai dan sekitarnya. Pertagas menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan untuk menyesuaikan bantuan jika diperlukan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait