Komisi VII Dorong Perbaikan Konektivitas untuk Dukung Destinasi Wisata
Komisi VII DPR RI mendorong perbaikan konektivitas transportasi dan peningkatan kualitas SDM untuk mempercepat pengembangan destinasi wisata prioritas. Pernyataan itu disampaikan oleh Samuel Wattimena usai Rapat Kerja dengan Kementerian Pariwisata di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026, guna menanggulangi kendala akses ke kawasan Indonesia Timur dan destinasi prioritas lainnya.
Konektivitas transportasi sebagai kendala utama
Samuel menilai akses transportasi, terutama penerbangan, masih menjadi hambatan utama untuk mendorong kunjungan ke destinasi prioritas. Ia menekankan bahwa masalah sambungan penerbangan membuat aksesibilitas ke daerah seperti Sulawesi dan kawasan timur Indonesia kurang optimal.
Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan sektor transportasi dan infrastruktur. Untuk itu diperlukan komunikasi lintas kementerian agar rute dan frekuensi penerbangan dapat ditingkatkan serta harga tiket menjadi lebih terjangkau.
"Kita juga masih punya masalah di pariwisata kita adalah konektivitas, jadi kalau saya mau pergi ke Indonesia Timur, Sulawesi atau daerah lainnya dari 10 prioritas. Connection dari flightnya itu kan masalah besar, jadi memang harus terjadi kolaborasi, nggak bisa pariwisata berdiri sendiri,"
Peningkatan kualitas SDM pariwisata
Selain infrastruktur, Samuel memperingatkan pentingnya peningkatan SDM agar layanan di destinasi tidak mengecewakan wisatawan. Ia menyebut kondisi SDM yang lemah bisa membuat wisatawan kapok dan berdampak pada reputasi tujuan wisata.
Samuel memaparkan beberapa bidang peningkatan SDM yang perlu diprioritaskan:
- Manajerial dan pengelolaan destinasi
- Hospitality dan layanan tamu
- Pemandu wisata yang terlatih
- Keselamatan dan penanganan darurat
"Di sini juga kita perlu hati-hati kalau SDM tidak kuat. Turis ini bisa aja kemudian menjadi kapok karena hal-hal yang tidak tertangani oleh SDM kita,"
Harga tiket, koordinasi kementerian, dan langkah selanjutnya
Isu mahalnya harga tiket menjadi bagian dari pembahasan karena berkaitan langsung dengan keterjangkauan destinasi. Samuel menegaskan bahwa tanpa transportasi yang terhubung dan terjangkau, upaya promosi dan pengembangan wisata tidak akan berjalan optimal.
Untuk menanggapi persoalan teknis, Komisi VII telah berkoordinasi dengan Komisi V yang bermitra dengan Kementerian Perhubungan. Namun, menurut Samuel, pembahasan teknis tetap menjadi wewenang masing-masing komisi sesuai ruang lingkup tugasnya.
"Tapi ini harus dibicarakan, karena pariwisata tanpa konektivitas transportasi nggak akan berjalan dengan baik. Tidak mungkin,"
Koordinasi lintas kementerian, penguatan data keselamatan, dan program pelatihan SDM disebut penting untuk memastikan destinasi prioritas dapat menerima wisatawan secara aman dan profesional. Implementasi kebijakan teknis dan pemantauan berkelanjutan akan menjadi langkah berikutnya untuk mengatasi kendala yang ada.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Yenny Wahid: Kebebasan Harus Bawa Kebahagiaan Bersama
Yenny Wahid mengatakan kebebasan harus menghasilkan kebahagiaan bersama dan tidak boleh merugikan orang lain...
Prabowo Undang Petugas Upacara HUT ke-81 ke Hambalang
Presiden Prabowo mengundang petugas upacara HUT ke-81 ke Hambalang sebagai bentuk apresiasi dan pesan menjag...
Menhub Pastikan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran
Menhub Dudy Purwagandhi pastikan evaluasi menyeluruh keselamatan pelayaran pasca empat kecelakaan, tekan int...
Pemerintah Rencanakan Pemangkasan Kuota BBM Subsidi 2027
Pemerintah berencana memangkas kuota BBM subsidi menjadi 20,09 juta kl pada 2027, sambil menaikkan alokasi a...
Mendagri Koordinasi Percepatan Penanganan Dampak Gempa NTT
Mendagri Tito Karnavian terus koordinasi percepatan penanganan gempa NTT, fokus evakuasi, listrik, dan distr...
Mendagri Waspadai Gempa Susulan di NTT, Penanganan Dimulai di Pelabuhan
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan potensi gempa susulan di NTT; Kementerian PU akan asesmen kerusakan di...