Pemkab Palas Bangun Kembali Jembatan Rambin Sabarimba Rp2,5 M
Padanglawas — Pemerintah Kabupaten Padanglawas (Palas) akan membangun kembali Jembatan Rambin Sabarimba yang rusak diterjang banjir beberapa tahun lalu. Pengumuman itu disampaikan Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan usai meninjau lokasi, Minggu (24/5). Pembangunan tahun ini menggunakan alokasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar dan mencakup penguatan bronjong pengendali banjir.
Perbaikan dan alokasi anggaran
Bupati mengatakan perbaikan sempat dianggarkan pada 2025 sebesar Rp1,5 miliar, namun terpaksa dibatalkan karena efisiensi anggaran. Untuk itu Pemkab menaikkan alokasi menjadi Rp2,5 miliar agar pembangunan bisa lebih maksimal. Selain perbaikan jembatan, dana itu juga akan dipakai untuk membangun bronjong sebagai pengendali abrasi dan banjir di tepi Sungai Barumun.
Fungsi vital jembatan
Jembatan gantung ini melintasi Sungai Barumun dan menjadi akses utama bagi warga 13 desa di Kecamatan Barumun Baru. Bupati yang didampingi Kabid Bina Marga menyatakan jembatan itu penting untuk menghubungkan permukiman dengan lahan perkebunan di seberang sungai. Saat meninjau lokasi, pejabat menekankan bahwa prioritas perbaikan adalah menjaga kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Volume muatan dan risiko keselamatan
Warga setempat dan anggota DPRD menyampaikan bahwa jembatan ini dilintasi tidak hanya oleh warga Barumun Baru, tetapi juga masyarakat dari kecamatan tetangga untuk mengangkut hasil kebun. Menurut perhitungan warga, sedikitnya 40–50 ton tandan buah segar (TBS) sawit melintas setiap hari. Selain itu tercatat sekitar 2 ton getah per hari melintasi jembatan tersebut.
"Bahkan sejak jembatan Rambin Sabarimba rusak diterjang banjir, sudah beberapa kali warga yang melansir buah sawit kecelakaan dan jatuh ke sungai, namun sampai sekarang belum ada menelan korban." — Aliaman Siregar
Kerusakan jembatan meningkatkan risiko keselamatan dan mengganggu rantai pasok hasil pertanian. Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar kecelakaan bisa dihindari dan ekonomi lokal pulih.
Upaya lanjutan dan harapan warga
Pemkab menyatakan pembangunan jalan dan jembatan tahun ini akan lebih intensif dibandingkan tahun sebelumnya. Selain perbaikan satu unit Jembatan Rambin, disebutkan juga adanya proyek tiga unit jembatan rambin dan tiga jembatan permanen di wilayah tersebut. Dengan anggaran baru, pemerintah menargetkan perbaikan segera dilaksanakan agar akses masyarakat dan aliran ekonomi kembali lancar.
Pelaksanaan teknis dan jadwal pekerjaan disiapkan oleh dinas terkait, sementara warga menunggu progres konstruksi agar aktivitas pengangkutan hasil kebun tidak lagi terhambat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...