Satgas Walantara Dukung Penindakan Galian Ilegal di Sumut
MEDAN – Ketua DPW Satgas Investigasi dan Penindakan Wahana Lingkungan Alam Nusantara (Walantara) Sumut, Sastra Sembiring, menyatakan dukungan penuh terhadap tindakan pemerintah menertibkan aktivitas galian ilegal di Sumatera Utara. Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan pada Jumat (15/5), menanggapi operasi yang digelar Dinas Perindag ESDM Provinsi Sumut.
Dukungan terhadap penertiban
Sastra mengapresiasi langkah Dinas Perindag ESDM Sumut dalam menindak pelaku usaha tambang yang beroperasi tanpa dokumen atau izin jelas. Menurutnya, penindakan itu perlu untuk menghentikan praktik usaha ilegal yang merugikan negara.
"Kami mendukung dan mengapresiasi langkah tegas Dinas Perindag ESDM Provinsi Sumut menertibkan pelaku-pelaku usaha tambang ilegal yang melakukan usaha tanpa dokumen yang jelas,"
Alasan penertiban
Sastra menekankan setiap aktivitas penambangan harus berjalan sesuai mekanisme administrasi yang berlaku di provinsi. Ia menyebut pengambilan material secara ilegal berdampak langsung pada keuangan daerah dan kondisi lingkungan.
"Setiap kubik matrial yang diambil atau dicuri secara ilegal tanpa cara yang benar dan mekanisme administrasi yang tidak jelas sangat merugikan negara serta lingkungan. Terutama pendapatan asli daerah,"
Permintaan kepada aparat penegak hukum
Selain pujian, Satgas Walantara meminta aparat kepolisian dan penegak hukum untuk ikut memperkuat tindakan. Tujuannya agar penindakan memberikan efek jera bagi pelaku usaha galian ilegal.
- Satgas meminta Polda Sumut turun tangan aktif.
- Satgas meminta jajaran polres meningkatkan penindakan di lapangan.
- Penegak hukum diharapkan memberikan sanksi yang membuat efek jera.
Langkah Dinas Perindag ESDM Sumut
Di bawah kepemimpinan Dedi Jaminsyah Putra Harahap, Dinas Perindag ESDM Sumut gencar menutup lokasi galian yang dinilai merugikan negara dan merusak lingkungan. Penutupan lokasi menjadi salah satu langkah administratif untuk menghentikan aktivitas ilegal.
Penindakan yang lebih tegas dinilai penting untuk melindungi pendapatan asli daerah dan memulihkan kondisi lingkungan yang terdampak. Selanjutnya, koordinasi antarinstansi akan menjadi kunci agar operasi penertiban berjalan efektif dan berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Warga Aceh Tenggara Desak Proyek P3-TGAI Utamakan Azas Manfaat
Warga Desa Berandang minta proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara mengutamakan azas manfaat dan keterlibatan anggot...
KPA JASA Nagan Raya Tolak Wan Malaya jadi Plt Ketua DPW Partai Aceh
KPA JASA Nagan Raya dan sejumlah panglima menolak penunjukan Wan Malaya sebagai Plt Ketua DPW Partai Aceh ka...
Menantu Pejabat Pengadilan Tinggi Medan Ditemukan Meninggal di Rumah
Seorang menantu pejabat kepaniteraan Pengadilan Tinggi Medan ditemukan meninggal di rumahnya di Komplek Bumi...
Rico Waas Tunjuk Erfin Fachrurazi sebagai Plh Sekda Medan
Wali Kota Medan tunjuk Erfin Fachrurazi sebagai Plh Sekda per 3 Agustus 2026 untuk mengisi kekosongan setela...
Langkat Tutup Grasstrack Motocross Championship 2026
Plt. Bupati Langkat Tiorita resmi menutup Langkat Grasstrack Motocross Championship 2026 di Salapian, 2 Agus...
DAAI Night 2026: DAAI TV Medan Rayakan 19 Tahun dan Beri DIA
DAAI TV Medan merayakan 19 tahun pada 1 Agustus 2026 dengan DAAI Night, pemberian DAAI Inspiration Award, pe...