Mendikdasmen Perkuat Kepala Sekolah SNT Jelang MPLS 10 Agustus
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memperkuat kesiapan kepala sekolah dan Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) perdana pada 10 Agustus 2026. Penguatan diberikan melalui pendidikan, pelatihan, dan pembekalan di Kabupaten Tangerang, Banten, pada 7 Agustus 2026 untuk memastikan layanan belajar bermutu sejak hari pertama.
Tujuan penguatan menjelang MPLS
Kegiatan ini dimaksudkan agar kepala sekolah dan TPP mampu membangun lingkungan belajar yang aman, bermutu, dan menyenangkan bagi seluruh murid. Penguatan menekankan peran pimpinan sekolah sebagai penggerak awal kelancaran penyelenggaraan SNT di tingkat satuan pendidikan.
Pelaksanaan kegiatan dan materi pembekalan
Selama pembekalan, peserta menerima penguatan pada kepemimpinan, strategi pembelajaran, serta koordinasi operasional dengan unit pelaksana teknis Kementerian. Fokus materi meliputi kesiapan ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas pembelajaran lainnya, serta praktik pengajaran berbasis STEMS dan digitalisasi pembelajaran.
Guru harus terus belajar. Jangan pernah berhenti meningkatkan kapasitas diri,
Seleksi peserta dan jumlah
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa kepala sekolah dan TPP dipilih melalui proses ketat. Berikut data singkat seleksi:
- Sekitar 8.000 kepala sekolah mengikuti seleksi berlapis.
- TPP dipilih dari sekitar 60.000 lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang memenuhi persyaratan.
Semoga kegiatan ini menjadikan kepala sekolah dan TPP menjadi penggerak utama pengembangan SNT. Kehadiran SNT dapat menjadi pusat keunggulan pendidikan dan model pembelajaran berbasis STEMS, pembelajaran mendalam, serta digitalisasi pembelajaran,
Harapan dan dampak awal
Mendikdasmen menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dan TPP dalam mewujudkan visi pendidikan. Ia menyatakan bahwa mereka "adalah bagian dari sejarah baru pendidikan Indonesia" dan mengajak seluruh pengelola SNT untuk mewujudkan prestasi anak bangsa. Kepemimpinan yang kuat dan budaya belajar berorientasi perkembangan murid diharapkan mendorong SNT menjadi pusat mutu pendidikan di daerah.
Tindak lanjut menjelang MPLS
Pada 10 Agustus 2026, MPLS akan menjadi momentum pertama implementasi hasil pembekalan di sekolah masing-masing. Pemerintah berharap praktik baik dari sekolah berkinerja tinggi dapat direplikasi, sehingga SNT berkembang sebagai model pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan murid dan perkembangan teknologi pendidikan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Waketum MUI: Pemimpin Harus Adaptif di Era Digital
Waketum MUI Marsudi Syuhud menekankan pemimpin harus adaptif terhadap digitalisasi dan meninggalkan legacy n...
Menko Polkam: LPM Harus Perbesar Hasil Program Pemerintah
Menko Polkam minta LPM jadi pendorong sukses program pemerintah agar hasilnya lebih besar dan tingkatkan kes...
BBKSDA Riau Tangani Konflik Beruang Madu di Pelalawan
BBKSDA Riau turunkan WRU dan pasang kandang jebak setelah dugaan serangan beruang madu di Pelalawan; korban...
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Diduga Berawal di Lantai 11
Kebakaran di Gedung Bapenda DKI Gambir diduga bermula dari lantai 11 yang sedang direnovasi; Puslabfor ditur...
Prabowo Teken Buku Bahlil, Bahlil Goda Cak Imin di Acara Peluncuran
Presiden Prabowo menghadiri dan menandatangani buku Bahlil di peluncuran 7 Agustus 2026; Bahlil berseloroh m...
BGN Aktifkan 114 Dapur MBG di Wilayah Prioritas Pekan Depan
BGN akan mengaktifkan 114 dapur MBG pekan depan untuk wilayah stunting tinggi dan daerah 3T; penentuan lokas...