Polres Pematangsiantar Tangkap Pemuda 18 Tahun dengan Sabu 1,53 Gram
Siantar — Polres Pematangsiantar menangkap seorang pria berinisial AP (18) pada Kamis, 16 Juli, sekitar pukul 20.15 WIB di Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari. AP ditangkap setelah polisi menerima informasi adanya peredaran narkotika jenis sabu di lokasi tersebut. Dari penggeledahan ditemukan dua paket sabu dengan total berat 1,53 gram serta sejumlah barang bukti lain.
Proses penangkapan dan barang bukti
Penangkapan dilakukan oleh Satuan Resnarkoba Polres Pematangsiantar setelah penyelidikan dan pengintaian di titik yang dilaporkan masyarakat. AP ditangkap saat berada di atas sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa plat nomor, di pinggir jalan.
Petugas menemukan satu bungkus rokok di tangan kiri AP yang berisi satu plastik klip berbalut tisu dengan narkotika. Selain itu, dari dashboard motor ditemukan satu unit handphone merek Samsung biru, di balik casingnya terdapat plastik kecil berisi sabu. Polisi juga menyita uang tunai Rp50.000 sebagai barang bukti.
Pengakuan tersangka dan dugaan pemasok
Dalam pemeriksaan awal, AP mengaku menjadi pemilik barang bukti sabu tersebut. Ia menyatakan memperoleh dua paket sabu itu dari seorang pria berinisial VAD, yang tinggal di Kelurahan Setia Negara.
Pihak kepolisian menyebut VAD masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui peran dan keterlibatan lebih lanjut dalam peredaran narkotika di wilayah itu.
Status hukum dan tindak lanjut
AP dibawa ke ruang Satuan Resnarkoba Polres Pematangsiantar untuk penyelidikan dan penyidikan lanjutan. Kasat Resnarkoba menyatakan AP kini ditahan dan proses hukum akan dilanjutkan sesuai ketentuan perundang-undangan terkait narkotika.
"Saat ini AP sudah dalam tahanan guna memprosesnya dengan mempersangkakan Pasal 114 ayat (1) Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU No. 1 tahun 2023 KUHP jo UU No. 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana,"
Petugas mengatakan penyidik akan mendalami jaringan dan sumber pasokan barang haram itu. Nama dan alamat VAD disebut masih dalam pemeriksaan untuk menentukan langkah penindakan berikutnya.
Implikasi dan langkah kepolisian
Penangkapan ini menunjukkan respons polisi terhadap informasi masyarakat terkait peredaran narkotika. Kepolisian menegaskan akan terus menindak pelaku dan mencari pemasok untuk meredam peredaran gelap di wilayah Siantar dan sekitarnya.
Perkembangan penyidikan dan siapa saja yang akan disangkakan akan diumumkan setelah pemeriksaan selesai dan berkas perkara dilengkapi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Perda Medan: Penanggulangan Kemiskinan Lebih dari Bantuan Sosial
Syaiful Ramadhan: penanggulangan kemiskinan di Medan wajib memenuhi hak warga menurut Perda No.5/2015, bukan...
Bupati Asahan Lepas Tim Sepakbola Guru ke Piala Gubsu
Bupati Asahan melepas tim sepakbola beranggotakan guru sebanyak 21 pemain untuk berlaga di Piala Gubernur Su...
Sergai FC Menang 4-3 atas Senayan FC di Laga Persahabatan
Sergai FC, diperkuat Wabup Adlin Tambunan, menekuk Senayan FC 4-3 dalam laga persahabatan Jumat sore di lapa...
Duta GenRe Sumut 2026 Dipilih, 34 Finalis Siap Beraksi
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 memilih 34 finalis dari 250 pendaftar untuk bersaing menjadi 12 duta yang...
Duta GenRe Sumut 2026 Terpilih, Siap Perkuat Peran Remaja
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 pilih 12 pemenang dari 34 finalis; targetnya memperkuat peran remaja dalam...
Peserta Sarasehan di Medan Tekankan Peran MPR RI dalam Menjaga Konstitusi
Peserta sarasehan di Medan mendesak penguatan pemahaman peran MPR RI untuk meningkatkan kesadaran konstitusi...