Pembukaan Piala Dunia 2026 Berbeda Signifikan dari 2022
Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan upacara pembukaan di Estadio Azteca, Mexico City, pada Kamis, 11 Juni 2026. Acara itu menandai perbedaan besar dengan edisi 2022 karena pelaksanaannya digelar di tiga negara tuan rumah: Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. FIFA menyelenggarakan rangkaian pembukaan awal di Mexico City, yang akan dilanjutkan dengan acara serupa di Toronto dan Los Angeles.
Pembukaan 2026: multi-lokasi dan representasi budaya
Format pembukaan tahun ini menjadi pertama dalam sejarah Piala Dunia. Di Stadion Azteca, penyelenggara mengawali upacara dengan penghormatan terhadap warisan budaya Aztec. Ratusan penari mengisi lapangan sebelum panggung berpindah pada rangkaian penampil internasional.
Performa dan momen utama
Beberapa musisi populer tampil untuk memeriahkan pembukaan. Nama-nama yang tampil mencerminkan ragam budaya Amerika Latin dan internasional.
- Mana
- J Balvin
- Belinda
- Danny Ocean
- Lila Downs
- Los Angeles Azules
Puncak acara terjadi saat Shakira tampil bersama Burna Boy membawakan lagu resmi turnamen, "Dai Dai", yang untuk pertama kali dinyanyikan secara langsung di panggung pembukaan.
Sambutan resmi dan pesan turnamen
Setelah pertunjukan musik, acara resmi dilanjutkan dengan sambutan dari Duta Besar Piala Dunia 2026, Salma Hayek Pinault. Ia menyapa penonton yang datang dari berbagai negara dan menyorot kehadiran bendera peserta.
"Di stadion ini, bersama Kanada dan Amerika Serikat, kami menyambut 48 bendera," ujar Hayek. "Kami, orang-orang Meksiko, merasa sangat terhormat berada di sini, tempat Piala Dunia dimulai."
Kontras dengan pembukaan Qatar 2022
Pola pembukaan 2026 berbanding terbalik dengan edisi sebelumnya di Qatar (2022). Saat itu, upacara pembukaan berlangsung lebih sederhana dan hanya di satu lokasi, Stadion Al Bayt, sebelum laga Qatar melawan Ekuador.
Qatar menonjolkan pengenalan budaya Arab dan pesan persatuan. Salah satu momen berkesan adalah dialog antara Morgan Freeman dan Ghanim Al Muftah. Lagu resmi 2022, "Dreamers", dipersembahkan oleh Jung Kook (BTS) dan Fahad Al Kubaisi.
Suasana, skala, dan dampak visual
Perbedaan lain terlihat dari skala dan waktu pelaksanaan. Pembukaan 2022 digelar pada malam hari sehingga efek pencahayaan dan kembang api lebih dramatis. Sebaliknya, Mexico City membuka turnamen saat siang menjelang sore, sehingga visual tampil berbeda.
FIFA memilih pendekatan berbeda: Qatar menonjolkan identitas nasional, sedangkan edisi 2026 menekankan keberagaman lintas negara dan budaya melalui pertunjukan multi-lokasi.
Secara keseluruhan, pembukaan Piala Dunia 2026 dan 2022 menyuguhkan dua karakter berbeda yang mencerminkan pilihan tuan rumah masing-masing. Keduanya sama-sama bertujuan menyambut dunia, tetapi melalui cara yang kontras dan khas.
Berita Terkait
Meksiko Menang 2-0 di Azteca, Aguirre Minta Perbaikan
Meksiko menang 2-0 atas Afrika Selatan di Azteca, 12 Juni 2026; Aguirre tetap minta perbaikan performa tim.
Ana/Trias Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
Febriana/Meilysa melaju ke semifinal Australian Open 2026 setelah mengalahkan Low/Noraqilah 21-13, 21-17 di...
Diplomat AS Optimistis Timnas AS Tampil Gemilang di Piala Dunia
Dua diplomat AS di Jakarta menyatakan optimisme terhadap peluang Timnas pria AS di Piala Dunia, sambil berba...
Ubed Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
Moh Zaki Ubaidillah susul ke semifinal Australian Open 2026 usai kalahkan Justin Hoh 21-7, 21-13 di Quaycent...
Putra Tri Ramadani Peringkat Dua Lead Series 2026
Putra Tri Ramadani naik ke peringkat dua Lead Series 2026 setelah juara di Praha, mengumpulkan 1.380 poin da...
Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
Alwi Farhan melaju ke semifinal Australian Open 2026 usai mengalahkan Lee Chia Hao 21-18, 21-15 di Quaycentr...