Ana/Trias Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari memastikan tiket semifinal tunggal ganda putri Australian Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Malaysia Low Zi Yu/Noraqilah Maisarah di Quaycentre, Sydney, Jumat, 12 Juni 2026. Mereka menang 21-13, 21-17 dalam waktu 43 menit.
Kemenangan dan skor
Ana/Trias memulai pertandingan dengan sangat agresif. Mereka membuka gim pertama dengan tujuh poin beruntun dan mengunci gim itu setelah sempat dihadapkan pada perlawanan lawan hingga 8-12.
Kronologi pertandingan
Gim kedua berlangsung lebih ketat. Kedudukan sempat imbang 12-12 sebelum pasangan Indonesia memperlebar jarak menjadi 20-14. Meski lawan mencoba mengejar, Ana/Trias tetap mampu menutup laga 21-17.
Secara keseluruhan, pasangan Indonesia menunjukkan kontrol permainan yang baik. Perpaduan servis, penempatan, dan tekanan net membuat pasangan Malaysia kesulitan mengembangkan strategi mereka.
Komentar pemain
Usai laga, Meilysa mengakui ada momen gugup saat lawan mempercepat ritme permainan, namun mereka berhasil kembali ke pola yang telah dipersiapkan.
"Di gim pertama kami bisa pegang kontrol permainan bahkan sampai di interval gim kedua tapi tadi mereka sempat mempercepat setelah itu jadi kami kayak rada panik dan banyak kehilangan poin. Beruntung bisa kembali ke pola kami dan memenangkan pertandingan," ujar Meilysa Trias Puspitasari.
Ana menambahkan pengamatan terhadap gaya permainan lawan yang memaksa menggunakan strategi no lob. Menurutnya, kesiapan mental membuat mereka tak terpancing mengikuti ritme tersebut.
"Pasangan Malaysia punya tipe main no lob jadi dari awal mereka memaksa bermain seperti itu tapi kami sudah siap dan tidak mau ikut irama mereka," kata Febriana Dwipuji Kusuma.
Menatap semifinal
Jelang semifinal, Ana/Trias menyatakan akan menambah keyakinan dan mempertahankan pola permainan yang sudah berjalan baik. Mereka optimistis bisa mengimplementasikan persiapan sebelumnya untuk tampil maksimal pada pertandingan berikutnya.
Implikasi: Kemenangan ini mempertegas posisi Ana/Trias sebagai kandidat kuat untuk medali pada turnamen beregu dan individu. Kecepatan adaptasi terhadap gaya lawan menjadi kunci saat mereka melangkah ke fase berikutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...