Olahraga

Pegula Melaju, Tantang Kalinskaya di Perempat Final DC Open

Bagikan:
Jessica Pegula merayakan kemenangan di Mubadala DC Open 2026

Jessica Pegula melaju ke perempat final Mubadala DC Open setelah bangkit mengalahkan Magdalena Frech 3-6, 6-3, 6-0 pada Jumat, 31 Juli 2026 di William H.G. Fitzgerald Tennis Center. Kemenangan datang setelah Pegula memperbaiki servis dan merebut 12 dari 15 gim terakhir untuk memastikan tiket babak delapan besar.

Ringkasan Pertandingan

Pada set pertama, Pegula kesulitan dengan persentase servis pertama yang rendah. Catatan WTA menunjukkan servis pertama Pegula hanya 36 persen dan 14 unforced error, sehingga Frech menutup set pertama 6-3.

Namun momentum berubah pada dua set berikutnya. Pegula meningkatkan persentase servis pertama menjadi sekitar 55 persen, memperlihatkan kontrol lebih baik pada reli dan servis-volley. Ia menutup pertandingan dengan set ketiga sempurna 6-0.

Statistik Kunci

  • Skor akhir: 3-6, 6-3, 6-0
  • Servis pertama Pegula: 36% (set 1) naik menjadi 55% (set 2-3)
  • Gim terakhir dimenangkan Pegula: 12 dari 15 gim terakhir

Lawatan Selanjutnya: Kalinskaya Menanti

Kemenangan itu membuat unggulan teratas akan bertemu Anna Kalinskaya di perempat final. Kalinskaya melaju setelah menyingkirkan petenis Indonesia, Janice Tjen, dengan skor 1-6, 6-3, 7-6 (9-7).

Pertemuan ini merupakan pertemuan kelima antara Pegula dan Kalinskaya di tur WTA. Rekor pertemuan mereka kerap berjalan ketat, sering berakhir dalam tiga set.

Sejarah dan Implikasi

Selain rivalitas terkini, duel ini menghadirkan kilas balik semifinal Washington 2019. Saat itu Pegula menang dan kemudian merebut gelar WTA pertamanya di Washington, sebuah pencapaian penting dalam kariernya.

Kini, Pegula memiliki momentum kuat usai bangkit dari kekalahan set pertama. Pertandingan melawan Kalinskaya diprediksi kembali berjalan sengit, dengan tekanan bagi unggulan teratas untuk menjaga konsistensi servis dan menghindari unforced error.

Apa yang Perlu Diperhatikan

Pembaca bisa menantikan duel taktik servis dan reli panjang. Jika Pegula mempertahankan peningkatan servis dan mengurangi kesalahan sendiri, peluangnya untuk melaju semakin besar. Sebaliknya, Kalinskaya akan mengandalkan ketangguhan di poin krusial seperti tie-break.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait