Olahraga

Pegula Tantang Gelar Kedua di DC Open Usai Taklukkan Shnaider

Bagikan:
Jessica Pegula merayakan kemenangan di Mubadala DC Open 2026

Jessica Pegula memastikan tempat di final WTA 500 Mubadala DC Open 2026 setelah menaklukkan Diana Shnaider 7-5, 6-4 di William H.G. FitzGerald Tennis Center, Minggu, 2 Agustus 2026. Kemenangan ini membawa Pegula ke final keempat musim 2026 dan memberi peluang merebut gelar keduanya di Washington.

Pegula Melaju Usai Bangkit dari Ketinggalan

Pertandingan berdurasi satu jam 27 menit itu sempat berpihak pada Shnaider. Ia memimpin 5-2 pada set pertama sebelum Pegula membalikkan keadaan dengan merebut lima gim beruntun. Akhirnya Pegula menutup laga dalam dua set, 7-5, 6-4.

Kunci Kemenangan

Pegula tampil lebih stabil di momen-momen krusial. Ia unggul dalam perolehan poin pengembalian servis kedua lawan sepanjang pertandingan, faktor yang membantu mematahkan servis lawan dan mengamankan poin penting.

Di set kedua, Shnaider sempat mematahkan servis Pegula pada gim kesepuluh dan memperkecil defisit. Namun Pegula mampu menahan tekanan dan memastikan kemenangan pada kesempatan servis berikutnya.

Adaptasi Lapangan dan Kenangan Washington

Pegula mengatakan kondisi lapangan yang lebih lembap memaksa perubahan taktik.

“Saya masih ingat memainkan pertandingan final yang luar biasa. Saya tampil sangat baik dan mampu mengendalikan rasa gugup serta berbagai emosi sebelum pertandingan,” ujar Pegula.

Ia menambahkan,

“Saya beruntung dapat menyesuaikan diri dan bangkit pada set pertama.”

Kemenangan ini juga menandai kembalinya Pegula ke final Washington setelah tujuh tahun. Ia sebelumnya meraih gelar WTA pertamanya di kota ini pada 2019.

Arti Kemenangan dan Prospek

Dengan keberhasilan ini, Pegula kini membidik gelar tunggal ketiga dalam musim 2026 dan trofi tunggal ke-12 sepanjang kariernya. Laju ini memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain AS terbaik di sirkuit saat ini.

Final di Washington akan menjadi kesempatan bagi Pegula untuk menambah koleksi gelar dan mempertegas dominasinya di permukaan yang menuntut adaptasi cepat terhadap kondisi lapangan.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait