Peabo Bryson Meninggal pada Usia 75, Suara di Balik Duet Disney
Peabo Bryson, penyanyi R&B dua kali pemenang Grammy yang dikenal lewat duet Disney “Beauty and the Beast” dan “A Whole New World”, meninggal dunia pada usia 75 tahun pada Selasa malam, beberapa hari setelah mengalami stroke, kata keluarga.
Kabar duka dan pernyataan keluarga
Keluarga Bryson menyatakan bahwa ia wafat setelah dirawat akibat stroke. Mereka menyampaikan rasa kehilangan dan menghargai pengaruh panjang Bryson dalam musik dunia.
“While our hearts are broken, we find comfort in knowing how deeply Peabo was loved and how many lives were touched by his voice and his generous spirit,”
“For more than five decades, Peabo’s extraordinary voice served as the soundtrack to some of life’s most cherished moments,”
Perjalanan karier dan karya utama
Bryson memulai kariernya bersama kelompok Moses Dillard and the Tex-Town Display pada 1970-an. Ia kemudian menjadi penyanyi solo setelah ditandatangani oleh label Bang Records di Atlanta.
Selama lebih dari lima dekade, Bryson merekam di berbagai label besar seperti Capitol, Elektra, dan Columbia. Ia juga dikenal sebagai duet partner yang banyak dicari.
- Duet terkenal: “Beauty and the Beast” (dengan Celine Dion) dan “A Whole New World” (dengan Regina Belle)
- Hits solo dan R&B: “Feel the Fire”, “I’m So Into You”, “If Ever You’re in My Arms Again”, “Show & Tell”, dan “Can You Stop the Rain”
- Kolaborasi lain: Roberta Flack, Natalie Cole; duet dengan Flack “Tonight, I Celebrate My Love” menjadi salah satu lagu cinta ikonik 1980-an
Pada 2018, Bryson merilis album ke-21 berjudul Stand for Love, diproduseri oleh Jimmy Jam dan Terry Lewis.
Kondisi kesehatan dan reaksi kolega
Bryson mengalami stroke pada akhir Mei dan sempat menjalani perawatan medis. Pada 2019, ia juga pernah mengalami serangan jantung namun pulih sepenuhnya.
“At this time, the family requests privacy as they navigate this deeply personal moment together. The thoughts, prayers and love of friends and fans are welcomed and deeply appreciated.”
Komika dan pembawa acara televisi Loni Love mengenang pertemuannya dengan Bryson saat bekerja di kapal pesiar tahun lalu. Ia menulis bahwa mereka berbincang panjang di dek tentang musik dan kisah hidup Bryson.
“He shared incredible stories, spoke passionately about his music, and had such a deep love for his craft,”
Prospek dan rencana peringatan
Keluarga menyatakan rencana upacara peringatan dan perayaan hidup akan diumumkan di kemudian hari. Warisan musik Bryson diharapkan terus menginspirasi generasi baru pendengar dan musisi.
Peabo Bryson dikenang sebagai salah satu balladeer R&B terkemuka yang suaranya menjadi bagian dari momen-momen penting kehidupan banyak orang.
Berita Terkait
Yayasan AHM Gelar Safety Riding Short Movie Contest 2026
Yayasan AHM menggelar Safety Riding Short Movie Contest 2026 untuk ajak generasi muda sampaikan pesan kesela...
Rupiah Melemah Dorong Lonjakan Permintaan Mutiara Lombok
Melemahnya rupiah sejak awal 2026 mendorong lonjakan pesanan mutiara Lombok dari Malaysia dan Singapura, nam...
Mengenal Sak Yant: Tato Spiritual dalam Tradisi Buddha
Sak Yant adalah seni tato spiritual dalam tradisi Buddha yang dipercaya membawa doa, perlindungan, dan pengi...
BMKG: Suhu Bali Turun saat Awal Musim Kemarau
BMKG: Suhu di Bali turun pada malam dan dini hari karena massa udara dingin dari Australia saat awal musim k...
Grebeg Besar Surakarta 2026: Dua Gunungan Perkuat Syukur dan Persatuan
Grebeg Besar Surakarta 28-29 Mei 2026 menampilkan dua gunungan sebagai simbol syukur, persatuan, dan pelesta...
Grebeg Besar Keraton Yogyakarta: Makna dan Penyederhanaan 2026
Grebeg Besar Yogyakarta 27 Mei 2026 disederhanakan atas titah Sultan; arak-arakan dan rayahan gunungan ditia...