Politik

DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Gelar Upacara HUT RI ke-81

Bagikan:
Peserta upacara HUT RI ke-81 DPC PDI Perjuangan Sidoarjo di kantor sekretariat

SIDOARJO — Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di pelataran kantor sekretariat di Jl Jati Selatan IV No 11 dan diikuti sekitar tiga ratus kader serta anggota partai dari berbagai unsur.

Upacara dan peserta

Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri seluruh pengurus DPC, pengurus Anak Cabang (PAC) dari 18 kecamatan, anggota fraksi, serta kader dari alat kelengkapan partai. Hadir pula tokoh dan sesepuh partai.

Seluruh petugas upacara merupakan kelompok Banteng-banteng muda, yang menangani tugas mulai dari komandan upacara, pasukan pengibar bendera, pembaca doa hingga dirigen.

Amanat inspektur upacara

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Raymond Tara Wahyudi, Sekretaris DPC sekaligus anggota DPRD Sidoarjo. Dalam amanatnya ia mengingatkan bahwa kemerdekaan ke-81 bukanlah hadiah, melainkan hasil pengorbanan para pendiri bangsa dan pejuang.

"Maka saya tegaskan, tugas kita sebagai kader PDI Perjuangan adalah menjaga api kemerdekaan agar tetap menyala, tidak pernah padam oleh dorongan kepentingan pribadi maupun golongan; tidak goyah oleh godaan kekuasaan, dan tidak tunduk pada politik yang mengkhianati Rakyatnya sendiri."

Raymond menegaskan pengorbanan para syuhada yang telah berjuang agar merah putih berkibar di nusantara. Ia juga memaparkan sejumlah tantangan yang menghalangi pencapaian cita-cita kemerdekaan saat ini.

"Kemiskinan dan kesenjangan sosial, kerusakan lingkungan, krisis pangan global, intervensi kekuatan asing, serta kerapuhan etika dalam penyelenggaraan negara."

Tema peringatan dan isu yang diangkat

Peringatan tahun ini mengangkat tema Berdaulat, Adil dan Makmur. Menurut Raymond, tema tersebut menuntut kerja kolektif untuk memastikan bangsa melangkah menuju keselamatan dan kesejahteraan rakyat.

Ia mendorong kader partai untuk aktif berkontribusi dalam upaya mengatasi kemiskinan, memperbaiki tata kelola lingkungan, serta menjaga kemandirian pangan dan etika publik.

Gelar lomba tradisional dan undang UMKM kuliner

Panitian menghadirkan pelaku UMKM kuliner untuk kebutuhan konsumsi peserta, menampilkan hidangan lokal mulai dari soto hingga kupang lontong khas Sidoarjo. Untuk memeriahkan acara, panitia juga menggelar berbagai lomba tradisional.

"Lomba dirancang untuk membangun kekompakan dan bonding antar peserta semisal makan kerupuk beregu, juga penguatan muatan lokal seperti lomba kipas miniatur bandeng,"

Pavi Raharjo, Wakil Sekretaris Bidang Internal DPC, menjelaskan jenis lomba yang dipertandingkan:

  • Adu cepat menggiring miniatur bandeng dengan kipas
  • Lomba kursi goyang
  • Makan kerupuk beregu
  • Berbagai permainan tradisional lain dengan hadiah hiburan

Panitia menyiapkan hadiah hiburan untuk pemenang dan berharap lomba tersebut memperkuat kebersamaan antar kader serta mengangkat nilai-nilai lokal dalam perayaan kemerdekaan.

Penutupan acara menekankan tanggung jawab kolektif untuk meneruskan semangat kemerdekaan, sekaligus menjawab tantangan sosial dan lingkungan demi tercapainya kesejahteraan rakyat.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait