PDI Perjuangan Bojonegoro Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Kirim Air Bersih
Bojonegoro — DPC PDI Perjuangan Bojonegoro menyatakan berkabung dan mengibarkan bendera partai setengah tiang setelah berpulangnya Guruh Irianto Soekarnoputra. Selain ungkapan duka, kader partai juga menyalurkan bantuan air bersih ke tujuh desa terdampak kekeringan pada Minggu, 27 September 2026.
Bendera Setengah Tiang dan Doa untuk Guruh Soekarnoputra
Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriono, menginstruksikan pengibaran bendera partai setengah tiang di kantor DPC. Instruksi itu juga disampaikan kepada seluruh kader hingga tingkat akar rumput untuk memanjatkan doa bagi almarhum.
"Pengibaran bendera setengah tiang ini adalah ungkapan duka dan penghormatan kami. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah Mas Guruh, mengampuni segala khilafnya, dan memberi ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,"
Guruh Soekarnoputra wafat pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di RS MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, pada usia 73 tahun. Partai menilai kepergian tokoh itu sebagai kehilangan bagi dunia politik dan seni.
Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Di sisi lain, dampak kekeringan meluas di sejumlah wilayah Bojonegoro. Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten menyelenggarakan aksi tanggap darurat dengan menyalurkan air bersih ke desa-desa yang mengalami kekurangan pasokan.
Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Amin Thohari, memimpin penyaluran bantuan air bersih pada Minggu, 27 September 2026. Bantuan didistribusikan ke tujuh desa di dua kecamatan, yakni Kedungadem dan Temayang.
- Kecamatan Kedungadem: Desa Kendung, Tondomulo, Panjang, Mojorejo, Babad
- Kecamatan Temayang: Desa Kedungsari, Desa Bakul
"Air adalah kebutuhan dasar masyarakat. Sebagai wakil rakyat, ketika ada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, semampu kita harus hadir dan membantu," kata Amin.
Amin menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar distribusi logistik. Menurutnya, langkah itu juga dimaksudkan untuk memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong antarwarga di daerah rawan kekeringan.
"Kegiatan ini bukan hanya soal membagikan air, tetapi juga tentang membangun kepedulian dan gotong royong. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa sedikit meringankan beban kebutuhan masyarakat,"
Situasi dan Langkah Ke Depan
Partai menyatakan akan terus membantu warga yang terdampak hingga kondisi pasokan air membaik. Aksi-aksi tanggap darurat seperti ini dipandang penting untuk mengurangi dampak langsung kekeringan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Upaya bantuan dan penghormatan terhadap almarhum dilakukan secara bersamaan sebagai respons atas kondisi sosial dan duka yang tengah melanda partai dan warga setempat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPRD Minta Pendampingan Intensif Korban Kekerasan di Sekolah Malang
Ketua DPRD Malang meminta Disdikbud memberi sanksi dan pendampingan intensif bagi korban dugaan kekerasan di...
Bupati Kediri: Santri Wajib Warisi Semangat Resolusi Jihad
Bupati Kediri minta santri mewarisi semangat Resolusi Jihad dan mengamalkannya lewat kontribusi sosial dan e...
PDI Perjuangan Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Magetan menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang selama tujuh hari sebagai peng...
Didik Nurhadi Kenang Guruh: Tolak Politik Uang dan Jaga PIP
Didik Nurhadi mengenang pesan Guruh Soekarnoputra soal PIP dan keteguhan menolak politik uang selama pendamp...
DPRD Ngawi Sidak Pembangunan Pasar Beran, Target Rampung Desember 2026
Komisi III DPRD Ngawi sidak pembangunan Pasar Beran senilai Rp9,4 miliar; 60 kios ditargetkan selesai 10 Des...
Gen Z Turut Refleksi Perobekan Bendera Surabaya 2026
Pemkot Surabaya libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026 lewat opera kolosal 'Merah Putih Bertan...