KLH Pantau Dampak Abu Anak Krakatau, Catatan Kualitas Udara
Kementerian Lingkungan Hidup memperkuat pemantauan setelah sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau terdeteksi sejak 4 September 2026. Pemantauan intensif dilakukan untuk mengantisipasi dampak ekologis dan menjaga kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat di wilayah terdampak, terutama Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera bagian selatan.
Pemantauan dan parameter yang diawasi
KLH menegaskan pemantauan kualitas udara ambien berjalan terus menggunakan Air Quality Monitoring System (AQMS) dan alat pengukuran Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU). Parameter utama yang dipantau adalah PM2.5, PM10, dan konsentrasi Sulfur Dioksida (SO2). Selain udara, KLH juga memantau kualitas air laut di pesisir Banten dan Lampung untuk mendeteksi dampak endapan abu vulkanik.
"KLH terus melakukan pemantauan kualitas udara ambien, termasuk parameter PM2.5, PM10, dan konsentrasi Sulfur Dioksida atau SO2. Kami juga melakukan pemantauan kualitas air laut di wilayah pesisir Banten dan Lampung,"
Sebaran abu dan wilayah terdampak
Menurut analisis citra satelit hingga 6 September 2026 pukul 08.00 WIB, sebaran abu meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, bagian selatan Selat Sunda, dan hingga Samudra Hindia. Penyebaran ini mendorong KLH untuk meningkatkan koordinasi lintas instansi terkait, termasuk BMKG, Badan Geologi, BNPB, dan Kementerian Kesehatan.
Status kualitas udara menurut ISPU
Data per 6 September 2026 menunjukkan variasi kualitas udara antarwilayah. Beberapa kota di wilayah Jawa-Banten tercatat dalam kategori sedang hingga baik, sementara sejumlah daerah di Sumatera bagian selatan mencatat nilai ISPU sangat tinggi, didominasi oleh PM2.5.
| Wilayah | Nilai ISPU | Kategori |
|---|---|---|
| Jakarta GBK | 64 | Sedang |
| Serang (Sumurpecung) | 85 | Sedang |
| Tangerang (Pasir Jaya) | 65 | Sedang |
| Tangerang Selatan (Serpong) | 78 | Sedang |
| Cilegon (Pulomerak) | 63 | Sedang |
| Kab. Bogor (Leuwiliang) | 83 | Sedang |
| Kab. Bekasi (Sukamahi) | 39 | Baik |
| Palembang (Bukit Kecil) | 216 | Sangat Tidak Sehat |
| Kab. Penukal Abab Lematang Ilir | 237 | Sangat Tidak Sehat |
| Kab. Ogan Ilir | 213 | Sangat Tidak Sehat |
Beberapa daerah lain di Sumatera bagian selatan tercatat dalam kategori tidak sehat, antara lain Kabupaten Lahat, Musi Rawas, Prabumulih, Musi Banyuasin, Tebo, Jambi, dan Tanjung Jabung Timur.
Koordinasi lintas sektor dan imbauan kesehatan
KLH memperkuat koordinasi dengan BMKG, Badan Geologi/Pusat Vulkanologi, BNPB, Kemenkes, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk mendapat gambaran penyebab peningkatan partikulat. KLH juga menelaah kemungkinan keterkaitan langsung antara erupsi Anak Krakatau dan lonjakan partikulat di beberapa wilayah.
"Wilayah Sumatera bagian selatan juga masih terdampak kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, KLH masih mendalami hubungan langsung antara peningkatan partikulat dengan erupsi Gunung Anak Krakatau melalui kajian teknis,"
Noer Adi Wardoyo mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi resmi pemerintah, dan meningkatkan kewaspadaan jika kualitas udara memburuk. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan dianjurkan berhati-hati.
"Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat dengan gangguan pernapasan perlu lebih berhati-hati. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan dapat dilakukan apabila kondisi kualitas udara memburuk,"
Langkah ke depan
KLH menegaskan pemantauan akan terus dilakukan agar perubahan kualitas udara dan lingkungan terdeteksi lebih dini. Masyarakat diimbau memantau informasi resmi dan bersama menjaga kualitas udara serta kesehatan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...