Pemain 'Nobody Loves Kay' Bicara Kedekatan Persahabatan
Para pemeran film Nobody Loves Kay mengungkapkan kedekatan persahabatan yang terbentuk selama proses produksi. Pernyataan itu disampaikan saat konferensi pers di Senayan City, Jakarta, Kamis, 28 Mei 2026. Mereka mengatakan hubungan ini tumbuh lewat reading, workshop, dan kebersamaan di luar syuting, sehingga jadi dukungan emosional penting bagi masing-masing aktor.
Kedekatan bermula sejak naskah
Bima Azriel, pemeran Kay, menyatakan ia langsung terhubung dengan perjalanan karakter sejak membaca keseluruhan naskah. Ia melihat perjuangan Kay mengejar impian sebagai cerminan prosesnya merintis karier aktor muda. Bima menyebut film ini memberi pelajaran soal kedewasaan dan tanggung jawab pilihan hidup.
"Menurut aku film ini juga bukan tentang memperjuangkan mimpi gitu, tapi tentang growing up (tumbuh dewasa) juga. Tentang belajar untuk menjadi dewasa, belajar untuk mendengarkan orang lain juga, terus juga menerima konsekuensi atas jalan yang kita pilih,"
Sutradara dan ruang kreativitas
Pemain menilai sutradara Bernardus Raka memberi suasana kerja yang hangat dan terbuka. Bima menyebut Raka menyediakan ruang diskusi sehingga seluruh pemain dapat menjalani proses kreatif dengan nyaman. Kondisi itu dianggap mempercepat ikatan emosional di antara para pemeran.
Peran reading, workshop, dan waktu bersama
Rey Bong mengatakan reading dan workshop menjadi momen penting untuk memahami emosi dan dinamika karakter Ido. Proses itu memaksa ia mempelajari pengalaman pribadi rekan-rekannya demi menghidupkan karakter. Rey menilai keterbukaan antar pemain membuat persahabatan tumbuh alami.
"Sesimpel sahabat tuh bisa menahan kamu untuk tidak pergi ke mana-mana. Tapi ada juga sahabat yang bisa mendorong kamu untuk kamu terbang lebih jauh lagi,"
Arti persahabatan menurut Joshia
Joshia Frederico menekankan persahabatan berarti memahami batasan sekaligus hadir saat teman membutuhkan dukungan. Ia menyebut penting tahu kapan harus masuk membantu dan kapan memberi ruang. Menurut Joshia, seringnya waktu bersama di luar syuting memperkuat ikatan mereka hingga produksi selesai.
"Kita harus tahu boundaries-nya (batasnya) di mana, tempatnya di mana, di mana harus kita masuk ke kehidupan mereka. Di mana mereka harus mencari ruangnya sendiri, kita harus tahu itu sebenarnya, itu arti sahabat buat saya,"
Dampak dan prospek ke depan
Para pemain mengaku hubungan yang terjalin memberi dampak personal dan profesional. Mereka merasa lebih siap menghadapi proses promosi dan penayangan karena ada dukungan antar pemeran. Ke depannya, kebersamaan ini diperkirakan akan terus berlanjut di luar proyek film.
Berita Terkait
F4 Gelar Konser 'F✦FOREVER' di Jakarta 28–30 Mei 2026
F4 menggelar konser reuni 'F✦FOREVER' di Jakarta 28–30 Mei 2026; penampilan utama 29–30 Mei di Indonesia Are...
Jadwal & Cara Beli Tiket BTS 'ARIRANG' di Jakarta
Tiket konser BTS Jakarta: presale ARMY 9 Juni, penjualan umum 11 Juni. Registrasi Weverse wajib untuk akses...
Nobody Loves Kay: Debut Panjang Bernardus Raka Penuh Makna
Bernardus Raka menyebut Nobody Loves Kay sebagai debut panjang penuh makna, lahir dari kolaborasi, riset TKI...
Idol K-Pop yang Debut di Usia Muda: Dari Jungkook hingga Wonyoung
Sejumlah idol K-Pop memulai debut saat remaja, termasuk BoA, Jungkook, Taemin, dan Wonyoung, menimbulkan sor...
Jerry Yan: Ikon 'Meteor Garden' dan Comeback F4 di Jakarta
Jerry Yan dan F4 menggelar konser 'F✦FOREVER' di Jakarta 28-30 Mei 2026, menandai reuni yang dinanti penggem...
Apa Itu Fandom dan Pengaruhnya pada Industri Hiburan
Fandom kini berperan sebagai kekuatan menentukan di industri hiburan, memengaruhi produksi, promosi, dan pop...