Nobar Piala Dunia di Pasar Anyar Tangerang, Pedagang Harap Omzet Naik
Perumda Pasar Kota Tangerang berencana menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Pasar Anyar mulai Jumat, 12 Juni 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk menyemarakkan pasar, menarik pengunjung lebih banyak, dan meningkatkan omzet pedagang. Rencana masih dalam tahap koordinasi perizinan dan lisensi siaran bersama Pemkot dan BUMD setempat.
Rencana penyelenggaraan dan lokasi
Direktur Utama Perumda Pasar Kota Tangerang, Dedi Ochen, menyatakan Pasar Anyar dipilih sebagai lokasi karena posisi strategis dan aktivitas masyarakat yang tinggi di pagi hari. Pelaksanaan dijadwalkan berlangsung selama fase awal Piala Dunia yang dimulai pada 12 Juni 2026.
"Sebenarnya sudah ada permintaan. Terutama dari pedagang untuk bikin nobar piala dunia,"
- Dedi Ochen, Direktur Utama Perumda Pasar Kota Tangerang
Alasan dan potensi ekonomi
Gagasan ini bertujuan mendekatkan kemeriahan turnamen kepada warga dan menggerakkan ekonomi lokal. Karena sebagian besar pertandingan berlangsung pagi hari akibat perbedaan zona waktu dengan tuan rumah di Amerika, pengunjung pasar diperkirakan meningkat saat laga digelar.
Perumda berharap transformasi pasar tradisional menjadi ruang interaksi sosial saat pertandingan akan mendorong belanja impulsif, seperti kopi dan makanan ringan, sehingga pedagang kecil mendapat tambahan pendapatan.
"Kalau ada momen pertandingan bagus pasti mendongkraklah aktivitas jual-beli di pasar. Salah satu dampak positif yang biasanya belanja adalah ibu rumah tangga, nanti diantar suaminya yang hobi bola,"
"Minimal kalau orang nonton bola selama dua jam. Mereka pasti minum kopi atau beli makanan, jadi pedagang kecil juga ikut alami peningkatan pendapatan."
Koordinasi perizinan dan lisensi siaran
PD Pasar sedang menjajaki mekanisme pengajuan izin untuk menayangkan siaran langsung. Mereka berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk opsi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, serta komunikasi dengan PT TNG sebagai BUMD dan Pemkot Tangerang.
Proses verifikasi lisensi siaran menjadi salah satu langkah penting sebelum kegiatan dapat dipastikan. Perumda menyatakan dukungan asalkan semua izin terpenuhi.
Jadwal pertandingan dan dampak operasional
Sejumlah laga dijadwalkan pada pagi hari, seperti pukul 05.00, 06.00, 08.00, 09.00 hingga 11.00 WIB. Contoh jadwal awal menyebut pertandingan antara Turki dan Australia pada salah satu sesi pagi yang dimaksud. Waktu pertandinganyang pagi hari dinilai pas dengan jam sibuk pasar sehingga pengunjung bisa menonton sambil berbelanja.
Penutup: Peluang dan langkah selanjutnya
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mendukung gagasan ini karena dinilai mampu memupuk semangat kebersamaan dan meningkatkan daya beli masyarakat di kawasan pasar tradisional. Selanjutnya, Perumda akan menyelesaikan perizinan dan koordinasi teknis sebelum mengonfirmasi jadwal nobar secara resmi.
"Ini suatu keinginan, semangat dan kebanggaan. Bagaimana bangsa bisa lebih baik kompak dan bersatu lewat sepakbola,"
- Sachrudin, Wali Kota Tangerang
Berita Terkait
Candra Wijaya Gelar Turnamen Ganda Nasional Diikuti 500 Pasangan
Candra Wijaya kembali menggelar Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 (10-13 Juni) di Serpong, di...
Indonesia 1-0 Mozambik: Ole Romeny Bawa Kemenangan Garuda
Timnas Indonesia menang 1-0 atas Mozambik di SUGBK, 9 Juni 2026, lewat gol Ole Romeny pada menit ke-12.
Indonesia Tundukkan Hong Kong 3-0 di AVC Cup Women 2026
Indonesia menang 3-0 atas Hong Kong di AVC Cup Women 2026 (25-20, 27-25, 25-14), sekaligus memberi jam terba...
Herdman Puji Ketangguhan Garuda Nusantara
John Herdman memuji ketangguhan Timnas Indonesia U-19 usai lolos semifinal Piala AFF U-19 dan memberi selama...
Janice Tjen Tersingkir di Putaran Pertama Libema Open 2026
Janice Tjen kalah 6-7(4-7), 1-6 dari Greetje Minnen dan tersingkir di putaran pertama Libema Open 2026.
Devin/Faathir Tersingkir di 32 Besar Australia Open 2026
Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir tersingkir di 32 besar Australia Open 2026 usai kalah 17-21, 21-11, 13-21 da...