PDI Perjuangan Selesaikan Musran dan Musranran se-Tulungagung, Final di Karangrejo
Tulungagung — Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kabupaten Tulungagung telah rampung, dengan penutupan di Kecamatan Karangrejo pada Minggu, 6 September 2026, di Warkop D’Cangkir Desa Jeli. Reorganisasi ini dilakukan untuk memenuhi instruksi pusat agar struktur hingga anak ranting selesai pada September 2026.
Penutupan reorganisasi di Karangrejo
Kegiatan penutupan menjadi bagian akhir konsolidasi di 19 kecamatan se-Kabupaten Tulungagung. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan target penyelesaian sesuai arahan DPP. Ia mengatakan pemilihan waktu penutupan bukan karena kesiapan, melainkan untuk "mencari hari baik."
“Meskipun Karangrejo ini paling terakhir bukan karena tidak siap, tapi mencari hari baik,”
Struktur baru: senior, Gen Z, dan perempuan
Susunan pengurus yang terbentuk mengombinasikan kader senior dengan porsi minimal 30 persen untuk Gen Z dan perempuan. Erma menyebut susunan ini akan menjadi kekuatan baru untuk memperkuat mesin partai di tingkat desa dan dusun.
Ia juga menegaskan pentingnya struktur pengurus yang lengkap agar partai dapat menjalankan fungsi politiknya, melakukan pendidikan politik, dan melaksanakan kaderisasi.
“Fungsi partai politik salah satunya sebagai jembatan aspirasi rakyat, dan PDI Perjuangan telah dideklarasikan sebagai partai pelopor dengan 5 mantap, sehingga proses-proses pengorganisasian harus dilakukan dengan sesungguhnya,”
Capaian pemilu dan target pada dapil
Erma mengungkapkan perolehan suara PDI Perjuangan di Kecamatan Karangrejo pada Pemilu 2024 merupakan yang kedua terbanyak di Kabupaten Tulungagung. Dari hasil itu, partai meraih 3 kursi di DPRD untuk Dapil Tulungagung 6 yang mencakup Kecamatan Ngantru, Karangrejo, dan Kauman.
Namun Erma menilai perolehan kursi bisa ditambah melalui kerja gotong royong ranting dan anak ranting. Ia optimistis dari total 7 kursi di Dapil 6, partai dapat merebut minimal 4 kursi.
Pesan pengurus dan langkah ke depan
Marsono, Wakabid Politik dan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, mengingatkan agar kader berjalan dengan hati, berpikir idealis, dan terus bersemangat. Ia menekankan pentingnya turun ke bawah untuk membersamai masyarakat sesuai instruksi Ketua Umum.
“Konsolidasi dan dinamika dalam organisasi adalah hal yang tidak bisa dihindari. Memperjuangkan kemenangan adalah keharusan,”
“Semoga pengurus Ranting dan Anak Ranting baru ini bisa membuat PDI Perjuangan semakin menggelegar dan lebih berjaya di Kecamatan Karangrejo,”
Sementara itu, Ketua PAC Karangrejo, Sumari, mengapresiasi pengurus masa bakti 2019–2024 dan mengajak pengurus baru menjaga semangat gotong royong. Ia mendorong seluruh kader untuk bersama-sama mengawal program partai menuju keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
Data peserta dan kehadiran
- Pengurus Ranting: 13 desa
- Pengurus Anak Ranting: 34 dusun
- Hadir: pengurus DPC, PAC Karangrejo, dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung
Musran dan Musranran di Karangrejo diharapkan menjadi momentum penyatuan tekad kader. Program kerja dan kaderisasi akan digencarkan untuk menjangkau pemuda dan perempuan di seluruh PAC Kabupaten Tulungagung sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Yuzar Minta Warga Urus Perubahan Data Bila Alami Kenaikan Desil
Warga Kediri diimbau segera mengurus perubahan data desil melalui kelurahan agar bansos tepat sasaran dan IK...
Kekeringan Tuban: PDI Perjuangan Dorong Solusi Air Bersih Jangka Panjang
PDI Perjuangan Tuban dorong solusi jangka panjang untuk atasi kekeringan tahunan, mulai dari embung, pipanis...
Novita: Infrastruktur Kunci Jadikan Budaya Kekuatan Ekonomi
Novita Hardini minta infrastruktur dan teknologi diprioritaskan agar kebudayaan jadi kekuatan ekonomi, bukan...
PDI Perjuangan Salurkan Ribuan Liter Air Bersih di Trenggalek
PDI Perjuangan Trenggalek menyalurkan ribuan liter air bersih ke lima desa pada puncak kemarau untuk bantu k...
Festival Literasi Using Banyuwangi 2026: Pelestarian Bahasa Lokal
Pemkab Banyuwangi gelar Festival Literasi Using (5/9/2026) dengan ratusan siswa berlomba untuk menjaga Bahas...
Pelestarian Aksara Jawa di Malang Diperluas ke Seluruh Jatim
Ketua Komisi E DPRD Jatim dorong perluasan pelestarian aksara Jawa dari Malang ke seluruh sekolah di Jawa Ti...