Nasional

Museum Kebangkitan Nasional: Sejarah STOVIA dan Boedi Oetomo

Bagikan:
Gedung Museum Kebangkitan Nasional, bekas sekolah kedokteran STOVIA di Jakarta

Museum Kebangkitan Nasional di Jakarta menyimpan jejak penting pendidikan kedokteran pribumi dan awal pergerakan nasional Indonesia. Gedung ini awalnya menjadi sekolah kedokteran bagi pribumi bernama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA), yang kemudian melahirkan organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.

Sejarah gedung dan STOVIA

Gedung yang kini menjadi museum awalnya difungsikan sebagai lembaga pendidikan kedokteran untuk pribumi pada masa kolonial Belanda. Di lingkungan pendidikan itulah generasi muda pribumi belajar ilmu kedokteran sekaligus mencermati persoalan sosial dan pendidikan masyarakat.

Peran dalam pergerakan nasional

Aktivitas intelektual dan diskusi di antara pelajar STOVIA tidak hanya berfokus pada ilmu kedokteran. Lingkungan kampus menjadi ruang pengamatan dan pembahasan masalah sosial yang memicu terbentuknya gerakan organisasi nasional.

Puncaknya, pada 20 Mei 1908 para pelajar STOVIA mendirikan Boedi Oetomo, yang kemudian diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Perpindahan kegiatan pendidikan

Seiring perkembangan pendidikan kedokteran, kegiatan STOVIA secara bertahap dipindahkan ke gedung baru di Salemba pada 1920. Proses relokasi berlanjut hingga 1926 ketika seluruh kegiatan pendidikan dan asrama meninggalkan gedung asal tersebut.

Transformasi menjadi museum

Setelah fungsi pendidikannya berpindah, kompleks gedung asal STOVIA kemudian ditetapkan sebagai Museum Kebangkitan Nasional. Museum ini kini menyimpan koleksi yang menggambarkan perjalanan STOVIA dan kaitannya dengan bangkitnya pergerakan nasional Indonesia.

Koleksi dan pelestarian

Ruang pamer dan koleksi museum merekonstruksi kehidupan para pelajar, kegiatan akademis, serta aktivitas organisasi yang lahir dari lingkungan tersebut. Gedung museum secara berkala didokumentasikan dan dilestarikan sebagai bagian dari warisan sejarah bangsa.

  • 20 Mei 1908: Berdirinya Boedi Oetomo oleh pelajar STOVIA
  • 1920: Pemindahan sebagian kegiatan STOVIA ke Salemba
  • 1926: Seluruh pendidikan dan asrama STOVIA berpindah dari gedung asal

Keberadaan Museum Kebangkitan Nasional menjaga ingatan kolektif tentang bagaimana ruang pendidikan menjadi pemicu kesadaran politik dan sosial. Pelestarian bangunan dan koleksinya memberi kesempatan bagi publik untuk memahami proses lahirnya gerakan nasional Indonesia.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait