Ekonomi

MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik lewat Test Drive dan Pembiayaan

Bagikan:
Acara test drive kendaraan listrik MUF Coffee & Drive di Jakarta, Juni 2026

PT Mandiri Utama Finance (MUF) memperkuat dukungan untuk percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui program Coffee & Drive: EV & Hybrid Experience. Kegiatan ini diselenggarakan pada 26–27 Juni 2026 di tiga lokasi: Pani Sedayu City Kelapa Gading (Jakarta Utara), Kopitagram Centang Biru BSD Citz (Tangerang), dan Taste & See Summarecon (Bogor). MUF menghadirkan 15 merek otomotif yang menyediakan unit EV dan hybrid untuk diuji coba masyarakat sekaligus mendapatkan informasi pembiayaan.

Rangkaian acara dan tujuan

Acara tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat mencoba langsung kendaraan listrik dan hybrid. Selain test drive, pengunjung mendapat akses informasi mengenai pilihan pembiayaan. Tujuan utama MUF adalah meningkatkan literasi publik tentang kendaraan rendah emisi dan memperluas akses pembiayaan yang mendukung adopsi teknologi ini.

Peran pembiayaan menurut MUF

Pelaksana Tugas Direktur Utama MUF, Dapot Parasian Sukoco Sinaga, menekankan bahwa pembiayaan menjadi salah satu pilar penting selain infrastruktur dan teknologi. Ia menyatakan bahwa solusi pembiayaan yang kompetitif akan membantu mempercepat adopsi kendaraan listrik di pasar domestik.

"Percepatan adopsi kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga dukungan pembiayaan yang terjangkau dan mudah diakses. MUF berupaya menjadi bagian dari ekosistem tersebut melalui solusi pembiayaan yang kompetitif."

Produk pembiayaan dan promosi

Pada kegiatan ini, MUF menawarkan paket pembiayaan untuk kendaraan listrik dan hybrid dengan suku bunga mulai 1,99 persen melalui pengajuan Livin’ Auto. Selain itu, MUF menyediakan sejumlah promo untuk mempermudah akses konsumen.

  • Biaya administrasi Rp1
  • Potongan biaya administrasi hingga 50 persen
  • Voucher belanja untuk peserta
  • Perlindungan asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga

Dampak dan kolaborasi yang dibutuhkan

MUF menilai bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan sinergi antar-pemangku kepentingan, termasuk industri pembiayaan, perbankan, dan pelaku otomotif. Kolaborasi ini dianggap penting untuk memperluas akses dan menurunkan hambatan biaya bagi konsumen.

Dengan memberikan kesempatan test drive sekaligus solusi finansial, MUF berharap dapat meningkatkan minat dan pemahaman masyarakat terhadap manfaat kendaraan rendah emisi. Langkah ini juga dipandang sebagai kontribusi untuk mendukung transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.

Ke depan, keberlanjutan adopsi EV bergantung pada kelanjutan dukungan pembiayaan yang kompetitif, pengembangan infrastruktur pengisian daya, dan kebijakan yang mendorong ekosistem kendaraan listrik lebih luas.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait