Nagelsmann Ogah Mundur Meski Jerman Tersingkir di Piala Dunia 2026
Julian Nagelsmann menolak mundur setelah Die Mannschaft tersingkir dari Piala Dunia 2026 lewat adu penalti. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 30 Juni 2026, ketika Nagelsmann mengatakan siap melanjutkan tugas jika DFB tetap memberi kepercayaan padanya.
Keputusan Nagelsmann: tetap jika dipercaya DFB
Nagelsmann menegaskan tidak lari dari tanggung jawab, namun berharap keputusan soal masa depannya ditentukan oleh federasi. Ia menyatakan siap mempersiapkan tim untuk Piala Eropa dan UEFA Nations League jika dipercaya.
“Saya ingin tetap melanjutkan, dalam sepak bola apapun bisa terjadi,”
“Jika DFB masih menginginkan, saya dengan senang hati mempersiapkan tim untuk Piala Eropa dan UEFA Nations League,”
“Saya bukan tipe orang yang lari dari tanggung jawab,”
Kronologi kegagalan dan dramanya adu penalti
Kekalahan dari Paraguay menjadi pukulan besar bagi Jerman. Pertandingan diputuskan melalui adu penalti, dan ini merupakan pertama kalinya Die Mannschaft gugur di Piala Dunia melalui prosedur tersebut.
Tiga eksekutor gagal dari titik putih, yakni:
- Kai Havertz
- Nick Woltemade
- Jonathan Tah
Hasil ini juga memperpanjang tren negatif Jerman karena tim gagal menembus babak 16 besar Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Kritik terhadap taktik dan pemilihan skuad
Sejumlah kritik diarahkan pada komposisi skuad dan keputusan taktis Nagelsmann sepanjang turnamen. Sorotan termasuk penanganan terhadap penampilan Deniz Undav yang tajam dan keputusan memanggil kembali kiper senior Manuel Neuer.
Kritik sempat muncul sebelum turnamen, dan memuncak setelah kegagalan ini.
Dukungan internal dan seruan evaluasi
Beberapa pemain senior dan pejabat federasi memberi dukungan. Kapten Joshua Kimmich meminta pemain memikul tanggung jawab atas hasil buruk.
“Kami para pemain yang berada di lapangan telah mengacaukannya. Ini bukan salah pelatih, media, wasit, maupun lawan, tetapi kami sendiri.”
Direktur Olahraga DFB, Rudi Völler, juga mendukung Nagelsmann dan meminta penilaian dilakukan secara tenang.
“Saya menganggap Julian sebagai pelatih papan atas, dia masih orang yang tepat,”
Sebaliknya, mantan pemain Mats Hummels meminta evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan pergantian pelatih.
Spekulasi pengganti dan prospek ke depan
Nama Jürgen Klopp sempat dikaitkan sebagai kandidat pengganti jika DFB memutuskan berpisah dengan Nagelsmann. Namun Klopp menolak membahas spekulasi tersebut saat ini.
Keputusan akhir kini berada di tangan DFB. Jika federasi mempertahankan Nagelsmann, fokus akan beralih ke persiapan Piala Eropa dan Nations League. Jika tidak, proses pencarian pengganti bisa memicu perombakan strategi jangka menengah tim nasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...