Mien R. Uno Luncurkan 'Cermin Diri', Pesan untuk Generasi Muda
Mien R. Uno meluncurkan buku terbaru berjudul "Cermin Diri" pada Jumat, 29 Mei 2026, di Aula At-Taqwa Sriwijaya, Jakarta. Peluncuran ini digelar bersamaan dengan tasyakuran ulang tahun ke-85 sang penulis dan bertujuan memberi pesan khusus bagi generasi muda Indonesia.
Acara peluncuran dan suasana keluarga
Acara dihadiri keluarga dekat, termasuk putranya, Sandiaga Uno, yang menyatakan kebahagiaan dan haru atas karya sang ibu. Meski beberapa anggota keluarga absen karena kurang sehat, Sandiaga mengatakan kehadiran yang hadir telah membawa kehangatan pada momen tersebut.
"Kekuatan seorang ibu tidak selalu terlihat dari kata-katanya tetapi dari ketulusannya dalam menjalani hidup ini,"
Sandiaga juga menyebut buku itu sebagai refleksi jujur, bukan klaim kepintaran. Ia berharap sang ibu terus sehat dan tetap menginspirasi bangsa.
"Buku ini bukan tentang orang yang merasa paling pintar tetapi tentang keberanian untuk jujur pada perjalanan. Doa saya untuk Mama tercinta agar selalu sehat walafiat dan tetap semangat menginspirasi bangsa Indonesia,"
Pesan untuk generasi muda
Dalam sambutannya, Mien R. Uno menegaskan bahwa buku ini dipersembahkan untuk generasi muda. Ia mendorong pemuda untuk belajar dari pengalaman — baik pengalaman sendiri maupun pengalaman orang lain.
"Generasi muda itu harus belajar mengenai apa saja yang mereka lalui atau belajar melalui pengalaman orang lain,"
Ia menjelaskan makna kebahagiaan tersirat dalam karya tersebut, termasuk pentingnya kehadiran orang yang setia saat suka dan duka. Mien juga memberi catatan sosial tentang kecenderungan manusia meninggalkan teman pada masa susah, namun menekankan nilai orang yang tetap mendengarkan keluhan kita.
"Ternyata orang yang sangat membahagiakan kita itu ada pada saat kita sedang dalam keadaan apa pun,"
Isi buku dan penerbitan
"Cermin Diri: Ketika Kita Bisa Melihat Diri Kita pada Diri Orang Lain" diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada Mei 2026. Buku setebal sekitar 202 halaman ini merupakan karya terbaru Mien R. Uno, yang dikenal sebagai pakar etiket dan tokoh pendidikan legendaris di Indonesia.
Buku ini menempatkan pengembangan diri (self-help) dan motivasi dalam bingkai humanis. Pendekatannya menekankan refleksi personal dan belajar dari hubungan antarmanusia sebagai sarana tumbuh dan memahami potensi diri.
Makna dan prospek
Peluncuran ini bukan sekadar perayaan karya, tetapi juga upaya meneruskan warisan pendidikan dan etika bagi generasi berikutnya. Dengan gaya yang humanis dan reflektif, buku ini berpotensi menjadi bahan rujukan bagi pembaca muda yang mencari panduan menerima diri dan mengelola hubungan sosial.
Kedepannya, karya Mien R. Uno diharapkan terus menginspirasi program pendidikan nonformal dan diskusi publik tentang pembentukan karakter anak muda.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...