Messi: Luka Kekalahan Final Piala Dunia 2026 Masih Terasa
Lionel Messi mengaku masih merasa sakit usai Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026, Sabtu lalu di stadion final. Kapten Albiceleste mengatakan luka emosional itu butuh waktu untuk sembuh meski timnya kembali menunjukan kualitas sebagai salah satu yang terbaik.
Pesan emosional setelah kekalahan
Sehari setelah laga penentuan, Messi mengunggah foto dirinya mengenakan medali perak di akun Instagram pribadi. Dalam unggahan itu, bintang berusia 39 tahun tersebut menyampaikan kegundahan dan rasa terima kasih kepada publik Argentina.
"Rasa sakitnya sangat besar,"
"Luka ini akan membutuhkan waktu lama untuk sembuh."
Ungkapan itu diposting pada Selasa, 21 Juli 2026 WIB, dan memperlihatkan sisi emosional sang kapten setelah gagal mempertahankan gelar juara dunia.
Melihat sisi positif di tengah kekecewaan
Meski kecewa, Messi mencoba mengingat pencapaian tim sepanjang turnamen. Ia menyebut ada banyak momen berharga yang akan tetap disimpan sebagai kenangan.
"Namun, saya juga menyimpan semua hal baik,"
Messi menegaskan pencapaian mencapai dua final Piala Dunia secara beruntun bukanlah hal mudah. Namun, pada saat ini rasa kecewa masih mendominasi perasaannya dibanding kebanggaan atas prestasi tersebut.
Ucapan terima kasih dan selamat kepada Spanyol
Pemain Inter Miami itu juga mengapresiasi dukungan besar dari masyarakat Argentina selama turnamen. Menurut Messi, dukungan itu menjadi kekuatan penting bagi tim.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya atas setiap ucapan dan pesan yang saya terima,"
"Sekali lagi kami berhasil menyatukan negara ini dan berbagi kebanggaan sebagai orang Argentina."
Selain itu, Messi memberi selamat kepada Spanyol yang keluar sebagai juara dunia setelah menaklukkan Argentina di final.
Catatan pribadi Messi di Piala Dunia 2026
Meski tidak membawa pulang trofi, Messi tetap mencatatkan prestasi individu. Ia sempat memecahkan rekor pencetak gol sepanjang sejarah Piala Dunia yang sebelumnya dipegang Miroslav Klose, dengan koleksi 21 gol.
Namun rekor itu kemudian dilampaui oleh Kylian Mbappé, yang menutup turnamen dengan 22 gol dan merebut Golden Boot Piala Dunia 2026 dengan 10 gol, unggul dua gol dari Messi.
Ke depan, Messi dan Argentina dihadapkan pada tugas meresapi kegagalan ini sekaligus merencanakan langkah berikutnya untuk kembali berkompetisi di level tertinggi. Luka kini terasa besar, namun pengalaman dua final beruntun memberi dasar untuk bangkit di kompetisi mendatang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Bungkam Lion City 6-1
MilkLife Strikers menaklukkan Lion City Sailors 6-1 di Singa Cup 2026, berkat hattrick Ika Wonda dan permain...
SDN 021 Ciporeat dan SDN 075 Jatayu Juara MLSC Bandung 2026
SDN 021 Ciporeat (KU12) dan SDN 075 Jatayu (KU10) keluar sebagai juara MLSC Bandung Seri 1 2026 setelah fina...
Perawatan Sepeda Motor setelah Honda Bikers Day Ambarawa
Bikers HBD Ambarawa disarankan cuci, cek oli, rem, ban, rantai, dan CVT; lakukan servis di AHASS bila perlu...
Kiandra Ramadhipa Raih Podium di Putaran Akhir Moto3 Junior Misano
Kiandra Ramadhipa finis kedua di Race 2 Moto3 Junior Misano dan menutup musim 2026 di posisi kelima dengan 1...
Persib Rekrut Igor Tolic sebagai Asisten Pelatih
Persib resmi mengganti asisten pelatih Goran Paulic dengan Igor Tolic, rekomendasi Bojan Hodak, diumumkan 2...
Panama Lolos Perempat Final Copa America 2024 usai Tumbangkan Bolivia
Panama melaju ke perempat final Copa America 2024 usai menaklukkan Bolivia 3-1; gol Fajardo, Guerrero, dan Y...