Cara Memilih Helm yang Tepat untuk Keselamatan Berkendara
Helm bukan sekadar pelengkap wajib saat berkendara; ia adalah perlindungan utama untuk mengurangi risiko cedera serius. Melalui edukasi safety riding, masyarakat diajak memahami pentingnya memilih helm yang tepat, mulai dari jenis, ukuran, hingga standar keamanan yang dipenuhi.
Mengapa memilih helm tepat penting
Pemilihan helm yang sesuai membantu melindungi area kepala saat terjadi benturan. Pilihan berdasarkan desain atau tren kadang mengabaikan aspek keselamatan dan kenyamanan.
“Helm yang baik bukan hanya nyaman digunakan, tetapi juga harus memiliki ukuran yang sesuai, standar keamanan yang jelas, serta mampu memberikan fungsi perlindungan secara optimal,” ujar Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.
Jenis helm dan fungsi utama
Pilih jenis helm sesuai kebutuhan berkendara. Tiap jenis menawarkan level perlindungan yang berbeda.
- Open face/half face: Cocok untuk mobilitas harian di area perkotaan dengan jarak pendek hingga menengah.
- Full face: Memberikan perlindungan menyeluruh pada kepala dan wajah; ideal untuk perjalanan jauh atau intensitas tinggi.
- Modular/flip-up: Mengombinasikan kenyamanan dan fleksibilitas, cocok untuk pengendara yang sering membuka visor tanpa melepas helm.
Ukuran dan standar keamanan
Ukuran helm seringkali diabaikan. Helm yang terlalu longgar mudah bergeser, sementara yang terlalu sempit mengurangi kenyamanan dan konsentrasi.
Pastikan helm pas di kepala dan tidak bergeser saat dipakai. Selain itu, perhatikan sertifikasi keamanan. Minimal, helm harus memiliki SNI (Standar Nasional Indonesia). Beberapa model juga dilengkapi sertifikasi internasional seperti DOT atau ECE sebagai pertimbangan tambahan.
Tips singkat memilih helm
Berikut langkah sederhana sebelum membeli helm baru:
- Coba helm langsung dan periksa tingkat kenyamanan selama beberapa menit.
- Periksa adanya label sertifikasi SNI di bagian dalam atau kemasan.
- Pilih visor yang sesuai kebutuhan (anti-gores, anti-fog jika sering hujan atau berkendara jarak jauh).
- Pastikan bahan padding dan tali dagu berkualitas serta mudah disesuaikan.
Dengan memahami jenis, ukuran, dan standar, pemilihan helm menjadi langkah sederhana namun krusial untuk meningkatkan keselamatan berkendara. Edukasi berkelanjutan dan kepatuhan pada standar akan memperkuat budaya berkendara yang lebih aman di jalan raya.
Berita Terkait
Makna Tradisi Grebeg Besar di Keraton Surakarta saat Iduladha
Grebeg Besar di Keraton Surakarta sambut Iduladha dengan dua gunungan, simbol syukur dan persatuan; tahun in...
Tradisi Meugang Aceh: Menyambut Iduladha dengan Makan Besar
Meugang adalah tradisi Aceh menyembelih dan memasak daging sebelum Iduladha untuk berkumpul, bersyukur, dan...
WNI di Tokyo Promosikan Budaya Minangkabau lewat Festival
IKM Jepang gelar festival "Rang Minang Baralek Gadang" di Tokyo untuk memperkenalkan budaya Minangkabau kepa...
Pemerintah Perketat Pengawasan Akomodasi Ilegal dan Sewa Vila
Kementerian Pariwisata memperketat pengawasan akomodasi ilegal dan penyewaan vila lewat API verifikasi dan k...
Pemerintah Subsidi Pajak Tiket Pesawat Domestik Saat Liburan 2026
Pemerintah subsidi PPN tiket pesawat ekonomis saat liburan sekolah dan Natal-Tahun Baru 2026 untuk dorong ko...
Tradisi Iduladha Unik di Indonesia: Makna dan Ragam Daerah
Perayaan Iduladha di Indonesia dipenuhi tradisi lokal, dari Meugang Aceh hingga Grebeg Gunungan Yogyakarta y...