Martínez Bela Ronaldo: Jangan Bandingkan dengan Messi atau Haaland
Pelatih Portugal Roberto Martínez mempertahankan keputusan memainkan Cristiano Ronaldo selama 90 menit saat imbang 0-0 melawan Kolombia, Senin 29 Juni 2026. Portugal lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup K dengan lima poin, sementara Kolombia finis juara grup dengan tujuh poin.
Keputusan dimainkan 90 menit
Martínez menegaskan keputusan menurunkan Ronaldo selama seluruh durasi laga dibuat berdasarkan kondisi pemain itu sendiri, bukan perbandingan dengan pemain dari tim lain. Pertanyaan muncul karena Argentina dan Norwegia sempat memilih untuk menjaga Lionel Messi dan Erling Haaland agar tak bermain penuh.
Namun Martínez menolak membandingkan Ronaldo dengan pemain lain. Ia menyebut pendekatan itu tidak produktif dan tidak profesional.
"Kami sama sekali tidak membandingkan pemain kami dengan pemain dari tim lain saat mengambil keputusan. Menurut saya, itu cara berpikir yang kekanak-kanakan dan tidak profesional,"
Pengawasan kondisi pemain
Martínez mengatakan staf pelatih memantau kondisi seluruh skuat lewat data pertandingan dan latihan. Mereka mengevaluasi aspek fisik dan non-fisik, termasuk disiplin posisi dan kemampuan membuka ruang serangan.
Menurut Martínez, Ronaldo berada dalam kondisi prima secara fisik dan mental sehingga layak menyelesaikan 90 menit melawan Kolombia. Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan akan melakukan rotasi pada laga berikutnya.
Rotasi berdasarkan data kebugaran
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan setiap pergantian pemain didasarkan pada data kebugaran yang terus dipantau. Sebagai contoh, João Neves dan Rúben Neves masing-masing bermain selama 45 menit.
- João Neves — 45 menit
- Rúben Neves — 45 menit
Selain itu, Diogo Dalot dan João Cancelo mendapat kesempatan tampil sesuai kebutuhan tim. Martínez menambahkan setiap posisi memiliki tuntutan fisik berbeda sehingga penilaian dilakukan secara rinci.
Konteks dan prospek
Keputusan memainkan Ronaldo penuh menjadi sorotan karena usianya yang sudah 41 tahun. Martínez menegaskan fokus tim adalah kondisi aktual pemain, bukan narasi perbandingan antarbintang.
Ke depan, rotasi skuat Portugal akan tetap dilandasi data kebugaran dan situasi pertandingan. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menjaga performa kolektif sambil memaksimalkan kontribusi pemain kunci seperti Ronaldo.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Timnas Voli Putri Kejar Target Enam Besar AVC 2026 di China
Timnas voli putri Indonesia membidik enam besar AVC Continental for Women 2026 di China dan siap bersaing me...
Persebaya Tingkatkan Intensitas Latihan di Thailand Jelang Super League
Persebaya menggelar pemusatan latihan intensif di Thailand (18-27 Agustus 2026) untuk mematangkan fisik, tak...
Batas Olahraga Melebur: 5 Hybrid Sport yang Unik
Lima hybrid sport menggabungkan elemen catur, tinju, sepak bola, trampolin, dan sepeda untuk menciptakan per...
Sabar/Reza Lolos 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Sabar Karyaman dan Moh Reza membuka BWF World Championships 2026 dengan kemenangan 22-20, 14-21, 21-15 atas...
Barcelona Menang 2-1 atas Al Ahly di Trofi Gamper 2026
Barcelona menang 2-1 atas Al Ahly di Trofi Gamper 2026 di Spotify Camp Nou; Abdelkarim dan Raphinha jadi pen...
Lee Kang-in Cetak Gol Debut, Atletico Menang 2-0 atas Malaga
Lee Kang-in mencetak gol debut saat Atletico Madrid menang 2-0 atas Malaga di Metropolitano, membuka LaLiga...