Badai Cedera: Inggris Terancam Pincang Jelang Babak 32 Piala Dunia
Timnas Inggris menghadapi krisis menjelang babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bek Jarrell Quansah mengalami cedera pergelangan kaki pada pertandingan terakhir fase grup di MetLife Stadium. Pelatih Thomas Tuchel kini harus mencari solusi cepat menjelang laga melawan Republik Demokratik Kongo.
Cedera Quansah dan dampaknya
Quansah yang dipercaya bermain sebagai bek kanan ditarik keluar pada babak kedua usai terlihat tertatih-tatih meninggalkan lapangan. Cedera ini menambah panjang daftar pemain yang absen di posisi tersebut.
Situasi menjadi lebih serius karena sebelumnya dua pemain yang biasa mengisi posisi bek kanan sudah menjalani perawatan.
- Tino Livramento
- Reece James
- Jarrell Quansah
Dengan kondisi ini, Tuchel kehilangan tiga opsi untuk peran bek kanan saat turnamen memasuki fase gugur.
Keterangan dan harapan dari Tuchel
Usai pertandingan, Tuchel menjelaskan bahwa cedera Quansah merupakan cedera pergelangan kaki yang pernah dialami pemain tersebut sebelumnya. Pelatih asal Jerman itu berharap cedera tidak berdampak panjang.
"Pergelangan kakinya terkilir seperti biasa dan dia merasa kesakitan, dia mengatakan pernah mengalami kondisi seperti ini. Biasanya membutuhkan beberapa hari untuk pulih, saat ini dia sedang mengompres kakinya dengan es dan menjaganya tetap terangkat,"
— Thomas Tuchel
Tuchel menyatakan ini menjadi perlombaan melawan waktu bagi Reece James dan Jarrell Quansah untuk pulih, sekaligus menegaskan tim akan mencari solusi cepat.
Rencana yang terganggu
Sebelum turnamen, Tuchel sengaja memanggil Trevoh Chalobah agar Quansah bisa difokuskan sebagai pelapis di posisi bek kanan. Rencana ini kini berantakan ketika fase paling krusial telah tiba.
Sementara itu, Reece James masih menjalani program pemulihan terpisah di Kansas City dan belum sepenuhnya fit untuk bergabung kembali ke skuad utama.
"Reece datang dalam kondisi sangat baik dan merasa fit. Ini hanya sedikit nasib buruk,"
— Thomas Tuchel
Proyeksi dan langkah selanjutnya
Kondisi medis pemain menjadi penentu hingga menit-menit terakhir sebelum babak 32 besar. Tuchel dan staf medis akan memantau perkembangan cedera dan menilai opsi pemain pengganti berdasarkan laporan kesehatan terkini.
Dengan waktu yang terbatas, keputusan taktis dan rotasi pemain kemungkinan menjadi kunci bagi The Three Lions untuk melangkah ke fase selanjutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Ronaldo Jr. Jadi Magnet di Piala Dunia 2026, Bakal Warisi Nomor 7?
Ronaldo Jr. hadir di tribun saat Portugal imbang Kolombia dan memakai jersey nomor 7, memicu spekulasi dia b...
Hornbills Juara IBL GoPay 2026 usai Taklukkan Pelita Jaya
Hornbills Bogor juara IBL GoPay 2026 usai menang 64-61 atas Pelita Jaya di gim kelima final, gelar pertama s...
Persebaya Rekrut Yusuf Meilana dengan Kontrak Satu Musim
Persebaya merekrut Yusuf Meilana dengan kontrak satu musim untuk memperkuat sayap dan opsi bek tim pada musi...
Victor Munoz ke Liverpool: Kesempatan yang Tak Boleh Dilewatkan
Victor Munoz setuju pindah ke Liverpool; penyerang 22 tahun akan bergabung usai Piala Dunia dan menyebutnya...
Tottenham Rekrut Kiper Martin Dubravka, Gabung 1 Juli
Tottenham resmi merekrut Martin Dubravka, kiper 37 tahun dengan 197 penampilan Premier League; ia akan resmi...
Pencak Silat Banten Borong Medali di Piala Presiden 2026
Kontingen Pencak Silat Banten raih enam emas dan satu perak di Piala Presiden 2026 dengan tujuh atlet, semua...