Sembilan Mantan Kapolri Hadir di Upacara Hari Bhayangkara ke-80
Sembilan mantan Kepala Kepolisian RI menghadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli 2026, di Satlat Brimob Polri, Cikeas. Upacara dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan berlangsung dengan protokol kenegaraan.
Kehadiran mantan Kapolri dan pejabat negara
Para mantan Kapolri duduk bersama pejabat tinggi negara dan undangan lain selama rangkaian upacara. Kehadiran mereka disapa langsung oleh Presiden pada saat upacara.
Selain mantan Kapolri, upacara dihadiri sejumlah pejabat tinggi dan tamu negara. Hadirin tampak lengkap dan mewakili berbagai lembaga negara.
Pejabat yang hadir
Rangkaian kehadiran pejabat menegaskan unsur kebangsaan dalam perayaan kali ini. Di antara tokoh yang terlihat hadir adalah:
- Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto
- Jaksa Agung ST Burhanuddin
- Ketua DPR Puan Maharani
- Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin
- Menteri dari Kabinet Merah Putih
- Para duta besar negara sahabat
- Pimpinan organisasi kemasyarakatan dan organisasi keagamaan
Sambutan Presiden dan apresiasi bagi Polri
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Polri. Kepala Negara juga mengapresiasi pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat selama ini.
Pidato Presiden menekankan peran Polri dalam stabilitas nasional dan perlindungan warga. Pernyataan itu mendapat sambutan hangat dari peserta upacara.
Suasana upacara dan makna peringatan
Suasana di Satlat Brimob terasa khidmat dan penuh kehormatan. Upacara menghadirkan simbol kebersamaan antara institusi pertahanan, penegak hukum, dan lembaga negara lainnya.
Perayaan Hari Bhayangkara kali ini bukan sekadar ritus seremonial. Momentum dimanfaatkan untuk menegaskan komitmen profesionalisme, pelayanan publik, dan sinergi antar-institusi.
Penyelenggaraan yang dipimpin Presiden dan dihadiri para mantan pemimpin Polri memberi nuansa penghormatan historis. Ke depan, momentum ini diharapkan mendorong peningkatan kinerja institusi kepolisian dalam tugas menjaga keamanan nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...