BMKG: Cuaca Jakarta Dominan Berawan pada 1 Juli 2026
BMKG memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan didominasi berawan pada Rabu, 1 Juli 2026. Pagi hari beberapa kawasan sempat cerah berawan, namun tutupan awan diperkirakan menebal memasuki siang hingga malam hari.
Ringkasan prakiraan
Pagi hari, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan mengawali aktivitas dengan cuaca cerah berawan. Sementara itu, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diprakirakan berawan sejak pagi. Secara umum, awan diperkirakan menyebar lebih merata pada siang dan malam hari.
Perkembangan per wilayah
Detail per wilayah menunjukkan pola yang sedikit berbeda antar kawasan. Berikut prakiraan kondisi cuaca menurut BMKG untuk periode pagi, siang, sore, dan malam:
- Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan: cerah berawan pada pagi, berawan tebal mulai siang hingga malam.
- Jakarta Timur: berawan sejak pagi dan diprediksi berawan tebal sepanjang siang hingga malam.
- Jakarta Utara: berawan pada siang hari, berangsur cerah berawan sore hari, lalu kembali berawan pada malam.
- Kepulauan Seribu: tetap berawan sejak siang hingga sore, dengan peningkatan tutupan awan menjelang malam.
Suhu dan kecepatan angin
BMKG memperkirakan suhu udara di Ibu Kota berada pada kisaran 24°C hingga 34°C. Rentang ini masih tergolong normal untuk daerah DKI Jakarta sepanjang tahun. Kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 2 hingga 14 km/jam, kondisi yang relatif ringan untuk aktivitas luar ruangan.
Imbauan dan informasi lanjutan
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi, terutama bagi mereka yang memiliki kegiatan di luar ruangan. Perubahan kondisi cuaca dapat terjadi cepat, sehingga pemeriksaan rutin penting untuk kesiapsiagaan.
Dengan tutupan awan yang makin merata sejak siang, masyarakat disarankan menyiapkan payung atau rok pelindung bila harus beraktivitas di luar. Pantauan berkala pada kanal resmi BMKG membantu mengantisipasi perubahan cuaca sepanjang hari.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...