Nasional

Rute Makassar-Singapura Paling Terdampak Penutupan Soekarno-Hatta

Bagikan:
Pesawat di apron Bandara Soekarno-Hatta saat penutupan operasional akibat abu vulkanik

Rute Makassar dan Singapura menjadi jalur paling terdampak saat Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara pada Minggu, 6 September 2026. Penutupan ini disebabkan sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dan berdampak pada operasi penerbangan, penumpang, serta pesawat yang berada di apron.

Data dampak penerbangan

Kementerian Perhubungan dan manajemen bandara mencatat sejumlah pembatalan, penundaan, serta penjadwalan ulang. Secara keseluruhan tercatat 209 pergerakan penerbangan terdampak dan 22.798 penumpang terpengaruh hingga pembaruan data pagi itu.

"Penerbangan rute Makassar dan Singapura menjadi jalur dengan jumlah pergerakan pesawat paling terdampak. Ini akibat penutupan sementara operasional Bandara Soetta imbas erupsi Gunung Anak Krakatau," kata Yudistiawan, Asisten Deputi and Legal Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, merinci rute yang paling banyak terdampak.

"Rute penerbangan dengan jumlah pergerakan terdampak terbanyak meliputi domestik utama, Makassar dengan total 16 pergerakan pesawat dan internasional utama, Singapura dengan total 11 pergerakan pesawat," ujar Lukman.

Rincian pembatalan dan penundaan

Penanganan untuk penerbangan internasional termasuk 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan ulang. Rute internasional terdampak meliputi:

  • Singapura
  • Hong Kong
  • Sydney
  • Seoul/Incheon
  • Doha
  • Amsterdam
  • Kuala Lumpur

Untuk sektor domestik tercatat 4 pembatalan dan 1 penerbangan dialihkan, dengan rute yang dialihkan termasuk Lampung, Denpasar, dan Surabaya.

NOTAM dan alasan teknis penutupan

Penutupan wilayah udara mengacu pada Notice to Airmen/Notice to Air Missions Nomor A3344/26 jo A3341/26, yang diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB. Perpanjangan diambil setelah hasil paper test Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta pada pukul 06.05–06.35 WIB masih menunjukkan sebaran abu vulkanik di area bandara.

Situasi pesawat dan penumpang di lapangan

Manajemen bandara memastikan pesawat yang sedang Remain Over Night (RON) berada dalam kondisi aman di apron. Tercatat 170 pesawat RON dengan rincian:

  • Terminal 1: 66 pesawat
  • Terminal 2: 51 pesawat
  • Terminal 3: 49 pesawat
  • Area kargo: 4 pesawat

Keterangan Jumlah
Pergerakan penerbangan terdampak 209
Penumpang terdampak 22.798
Pembatalan internasional 16
Penundaan internasional 7
Penjadwalan ulang internasional 5
Pembatalan domestik 4
Penerbangan dialihkan 1
Pesawat RON 170
Pergerakan Makassar (UPG) 16
Pergerakan Singapura (SIN) 11

Penutupan ini menunjukkan bagaimana gangguan akibat abu vulkanik dapat meluas ke rute domestik dan internasional. Pemerintah dan pengelola bandara akan memantau perkembangan kondisi meteorologi dan menerbitkan pembaruan NOTAM bila situasi berubah.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait