Maguire Kecewa Dicoret dari Skuad Timnas Inggris
Bek Manchester United, Harry Maguire, menyatakan kecewa setelah dicoret dari skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026. Pengumuman daftar 26 pemain dilakukan oleh pelatih Thomas Tuchel, dan Maguire menyampaikan reaksi itu melalui unggahan di akun media sosialnya.
Reaksi langsung Maguire
Maguire mengatakan ia yakin masih bisa memberi kontribusi berdasarkan performa bersama Manchester United musim lalu. Meski demikian, ia menerima keputusan pelatih meski merasa terkejut.
Saya merasa percaya diri bisa memainkan peran besar musim panas ini untuk negara saya setelah musim yang saya jalani. Saya sangat terkejut dan kecewa dengan keputusan ini,
Walau kecewa, Maguire menegaskan dukungan untuk rekan-rekannya di skuad dan berharap tim asuhan Tuchel meraih hasil terbaik pada turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Statistik dan riwayat singkat
Sejak bergabung dengan Manchester United pada 2019, Maguire telah mencetak 17 gol di semua kompetisi untuk klub. Di level internasional, bek 33 tahun itu mengoleksi 7 gol dari 66 penampilan bersama Timnas Inggris.
Angka-angka tersebut menjadi bagian alasan Maguire yakin layak masuk ke daftar pemain untuk Piala Dunia, namun keputusan akhir tetap berada pada pelatih.
Nama besar lain yang dicoret
Selain Maguire, sejumlah nama besar juga tidak termasuk dalam daftar 26 pemain. Daftar yang dilaporkan mencakup beberapa pemain muda dan bintang yang semula diharapkan mendapat panggilan.
- Phil Foden
- Cole Palmer
Dampak bagi Timnas dan prospek ke depan
Pengecualian pemain berpengalaman seperti Maguire dapat mengubah keseimbangan pengalaman dan stamina di lini belakang. Keputusan ini membuka peluang bagi pemain lain, tetapi juga menimbulkan pertanyaan soal kedalaman pilihan Tuchel.
Dalam jangka pendek, fokus Inggris adalah memadatkan persiapan dan membangun chemistry antar pemain yang terpilih. Bagi Maguire, kesempatan berikutnya mungkin bergantung pada performa klub dan kebugaran para pesaing di posisinya.
Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian besar bagi skuad yang diumumkan, dan publik akan mengamati apakah pilihan pelatih terbayar dengan prestasi di lapangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
AFA: Claudio Tapia Tidak Ditahan Agen Federal AS
AFA membantah klaim bahwa Claudio Tapia dan Pablo Toviggino ditahan atau disita perangkatnya oleh agen feder...
Jurgen Klopp Hampir Jadi Pelatih Timnas Jerman hingga 2030
Jurgen Klopp hampir resmi jadi pelatih Timnas Jerman dengan kontrak empat tahun sampai Piala Dunia 2030, men...
Prancis Siap Mencalonkan Diri Tuan Rumah Piala Dunia 2038 atau 2042
Prancis bersiap mencalonkan diri jadi tuan rumah Piala Dunia 2038 atau 2042 setelah studi kelayakan sejak 20...
Persija Pertahankan Hafizh hingga 2029
Persija resmi perpanjang kontrak Muhamad Hafizh hingga 2029; kiper muda jebolan EPA-20 akan dipersiapkan unt...
Alex Martin Siap Hadapi Tantangan setelah Gol Penyelamat Persebaya
Alex Martin mencetak gol krusial untuk Persebaya pada laga 99th Anniversary, meningkatkan kepercayaan diri s...
Partai Demokrat Liberal Minta UEFA Tinggalkan FIFA
Partai Demokrat Liberal Inggris mendesak UEFA dan FA mundur dari FIFA menyusul kontroversi keputusan dan keb...