Teknologi

Tiga Operator Daftar Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Bagikan:
Menara BTS dan ilustrasi spektrum frekuensi untuk 5G

Jakarta. Tiga operator seluler terbesar Indonesia—XLSmart Telecom Sejahtera, Indosat Ooredoo Hutchison, dan Telkomsel—mendaftar untuk mengikuti lelang frekuensi radio strategis pada 29–30 April 2026. Pendaftaran dilakukan secara elektronik di Kementerian Komunikasi dan Digital untuk spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz yang penting bagi pengembangan jaringan 5G.

Operator yang mendaftar

Ketiga perusahaan menyelesaikan proses pendaftaran pada tanggal yang ditetapkan kementerian. Partisipasi mereka menandakan persaingan antar-pemain utama industri telekomunikasi dalam memperoleh blok spektrum kunci.

Spektrum yang dilelang

Lelang mencakup pita 700 MHz dan 2,6 GHz. Pita 700 MHz diklasifikasikan sebagai frekuensi low-band yang populer disebut digital dividend karena tersedia setelah transisi dari siaran televisi analog ke digital.

Karena penetrasi dan jangkauannya yang luas, 700 MHz sangat efektif untuk meningkatkan konektivitas di wilayah pedesaan dan area dengan hambatan fisik. Sementara itu, pita 2,6 GHz adalah mid-band yang cocok untuk kapasitas data besar dan kecepatan transmisi lebih tinggi, mendukung layanan 5G berskala luas.

Tujuan pemerintah

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyebut proses alokasi spektrum ini bagian dari strategi nasional untuk memperluas akses broadband seluler. Fokusnya adalah meningkatkan ketersediaan minimal layanan 4G di daerah terpencil dan mendorong penguatan jaringan 5G secara nasional.

"Kementerian mengundang semua pemangku kepentingan, pelaku industri telekomunikasi, dan masyarakat luas untuk terus mendukung inisiatif strategis ini."

Meutya menegaskan komitmen pemerintah pada prinsip transparansi, kepastian hukum, dan akuntabilitas di setiap tahap lelang. Tujuannya agar proses berjalan adil dan mendorong investasi infrastruktur telekomunikasi.

Dampak dan prospek

Perolehan spektrum oleh operator akan menentukan percepatan penyebaran 5G dan peningkatan kualitas layanan internet ke depan. Jika spektrum terdistribusi merata dan dimanfaatkan optimal, diharapkan akses broadband di wilayah kurang terlayani akan membaik.

Sementara itu, persaingan antar-operator dalam lelang dapat memacu investasi lebih besar untuk memperluas jangkauan dan kapasitas jaringan. Pemerintah akan memantau pelaksanaan lelang untuk memastikan tujuan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur digital tercapai.

Informasi lebih lanjut mengenai hasil lelang dan alokasi blok frekuensi akan diumumkan oleh kementerian setelah proses penetapan pemenang selesai.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait