Ledakan Hancurkan Rumah di Medan: 1 Ditemukan, 2 Masih Hilang
Medan — Sebuah ledakan yang merobohkan sebuah rumah di Perumahan Grand Polonia, Kota Medan, Selasa (21/7) mengakibatkan satu orang ditemukan meninggal dan dua lainnya masih dalam pencarian.
Penemuan korban dan proses pencarian
Wali Kota Medan Rico Waas bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Calvin meninjau lokasi kejadian dan memastikan tim gabungan menemukan satu korban pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Korban diketahui sebagai istri pemilik rumah.
Proses pencarian masih berlangsung untuk mengevakuasi dua orang yang diduga tertimbun reruntuhan. Pencarian dilakukan secara bertahap mengingat kondisi bangunan yang rusak parah.
"Korban yang ditemukan tadi dini hari adalah istri pemilik rumah. Saat ini fokus kami bersama tim gabungan adalah mencari dua korban lainnya yang masih belum ditemukan,"
Kendala evakuasi di lokasi
Tim menyatakan pekerjaan evakuasi terhambat oleh kondisi medan. Bangunan hancur hampir di seluruh bagian sehingga tidak memungkinkan petugas langsung naik ke atas reruntuhan.
"Kondisi medannya cukup sulit. Bangunan hancur hampir di seluruh bagian sehingga tidak memungkinkan dilakukan secara manual ataupun dengan petugas langsung naik ke atas reruntuhan,"
Untuk keselamatan, puing-puing di bagian depan harus disingkirkan secara bertahap sebelum tim bisa menjangkau titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun.
Indikasi penyebab dan proses penyelidikan
Rico menyebut indikasi awal mengarah pada dugaan kebocoran gas. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian bersama laboratorium forensik.
"Indikasi awal memang mengarah pada kebocoran gas. Namun kami belum bisa menyimpulkan karena penyebab pastinya masih didalami oleh pihak kepolisian,"
Dia menegaskan hasil resmi akan diumumkan setelah proses penyelidikan selesai agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.
Tim penanganan dan pengamanan lokasi
Operasi di lokasi melibatkan personel kepolisian, Brimob, Basarnas, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta relawan. Area sekitar rumah dipasangi garis polisi untuk mendukung proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Rico juga meminta dukungan doa dari warga agar proses evakuasi berjalan lancar dan korban yang masih dicari segera ditemukan.
"Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,"
Tim akan melanjutkan evakuasi dan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan serta menyelesaikan proses identifikasi korban.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Perda Medan: Penanggulangan Kemiskinan Lebih dari Bantuan Sosial
Syaiful Ramadhan: penanggulangan kemiskinan di Medan wajib memenuhi hak warga menurut Perda No.5/2015, bukan...
Bupati Asahan Lepas Tim Sepakbola Guru ke Piala Gubsu
Bupati Asahan melepas tim sepakbola beranggotakan guru sebanyak 21 pemain untuk berlaga di Piala Gubernur Su...
Sergai FC Menang 4-3 atas Senayan FC di Laga Persahabatan
Sergai FC, diperkuat Wabup Adlin Tambunan, menekuk Senayan FC 4-3 dalam laga persahabatan Jumat sore di lapa...
Duta GenRe Sumut 2026 Dipilih, 34 Finalis Siap Beraksi
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 memilih 34 finalis dari 250 pendaftar untuk bersaing menjadi 12 duta yang...
Duta GenRe Sumut 2026 Terpilih, Siap Perkuat Peran Remaja
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 pilih 12 pemenang dari 34 finalis; targetnya memperkuat peran remaja dalam...
Peserta Sarasehan di Medan Tekankan Peran MPR RI dalam Menjaga Konstitusi
Peserta sarasehan di Medan mendesak penguatan pemahaman peran MPR RI untuk meningkatkan kesadaran konstitusi...