Lagu Piala Dunia Paling Ikonik dan Masih Digemari
Piala Dunia tidak hanya dikenang lewat pertandingan, tetapi juga lagu-lagu yang melekat di memori penggemar sejak 1962. Sejak era itu, musik turnamen berkembang dan FIFA mulai mengadopsi soundtrack resmi pada 1990. Beberapa lagu resmi maupun non-resmi tetap populer hingga kini karena ritme, lirik, dan kaitannya dengan momen besar olahraga.
Tradisi musik Piala Dunia
Tradisi lagu terkait Piala Dunia berakar dari awal 1960-an. Seiring waktu, lagu-lagu ini menjadi identitas turnamen dan pengiring perayaan suporter di seluruh dunia. Peralihan penting terjadi pada 1990 ketika FIFA mulai menetapkan soundtrack resmi untuk setiap edisi.
Daftar lagu ikonik
Di antara banyak lagu yang muncul sepanjang sejarah Piala Dunia, beberapa karya terus didengar dan diputar ulang. Berikut daftar yang paling sering disebut sebagai lagu Piala Dunia terbaik dan paling populer.
-
Shakira — Waka Waka (This Time for Africa) (2010)
Dirilis untuk Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, lagu ini memadukan pop dengan nuansa musik Afrika. Kombinasi tersebut membuatnya melekat kuat dan masih sering diputar di berbagai acara sepak bola.
-
Ricky Martin — La Copa de la Vida (1998)
Lagu ini identik dengan kemeriahan Piala Dunia 1998 di Prancis. Irama Latin yang energik menjadikannya favorit di stadion maupun perayaan setelah turnamen.
-
K'naan — Wavin' Flag (2010)
Meskipun bukan soundtrack resmi FIFA, lagu ini meraih popularitas global. Lirik inspiratif dan tempo yang membangkitkan semangat membuatnya sering diasosiasikan dengan atmosfer Piala Dunia.
-
Edoardo Bennato & Gianna Nannini — Un'estate Italiana (1990)
Lagu yang diproduseri pada era Piala Dunia 1990 ini dikenal karena nuansa megah dan emosionalnya. Banyak penggemar mengaitkannya dengan romantisme sepak bola era 1990-an.
-
Pitbull, Jennifer Lopez & Claudia Leitte — We Are One (Ole Ola) (2014)
Soundtrack resmi Piala Dunia 2014 ini membawa warna Amerika Latin dan tema persatuan antarbangsa selama turnamen di Brasil.
-
Nicky Jam, Will Smith & Era Istrefi — Live It Up (2018)
Lagu resmi Piala Dunia 2018 ini menggabungkan unsur pop, dance, dan Latin sehingga mudah dinikmati dan mewarnai suasana turnamen di Rusia.
Mengapa lagu-lagu ini bertahan?
Beberapa faktor membuat lagu Piala Dunia bertahan lama. Pertama, keterkaitan emosional dengan momen besar turnamen. Kedua, perpaduan genre yang mudah diterima berbagai kalangan. Ketiga, peran media dan pemutaran di acara publik yang memperpanjang eksposurnya.
Warisan dan makna
Lagu-lagu Piala Dunia bukan sekadar musik pengiring. Mereka menjadi penanda waktu, memori kolektif, dan bagian dari ritual perayaan sepak bola global. Melodi dan liriknya terus dikenang oleh suporter, sehingga karya-karya tersebut tetap hidup di luar lapangan.
Musik akan terus menjadi bagian penting dari pengalaman Piala Dunia dan membantu mengikat kenangan para penonton lintas generasi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Jonatan Christie Lolos 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai kalahkan Jia Heng Jason Teh 19-21, 21-19,...
Lyon Tahan Imbang Fenerbahçe 1-1, Fonseca Puas
Lyon menahan imbang Fenerbahçe 1-1 di leg pertama play-off Liga Champions; Fonseca tetap puas dan waspada je...
Playoff UCL: Fenerbahce Ditahan Lyon 1-1 di Istanbul
Fenerbahce ditahan Lyon 1-1 di leg pertama playoff kualifikasi UCL di Istanbul. Greenwood menyamakan cepat s...
155 Atlet dari 8 Negara Ikuti Indonesia Open Woodball 2026 di Bali
155 atlet dari delapan negara bersaing dalam 12 nomor Indonesia Open Woodball 2026 di Lapangan Cricket Udaya...
Rehan/Gloria Gugur di 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Rehan/Gloria tersingkir di 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah kalah 21-9, 18-21, 19-21 dari Ye/Nicole...
Persija Menang 2-1 di Bangkok, Rayhan Hannan Cetak Dua Gol
Persija menang 2-1 atas Police Tero di Bangkok (19 Agustus 2026); Rayhan Hannan cetak dua gol dan Shin Tae-y...