Polres Tegaskan Kasus Sarsiantar di Doloksanggul Bukan Sengketa Tanah
Doloksanggul, Humbang Hasundutan — Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho meminta kedua kelompok yang bersengketa di Sarsiantar, Desa Matiti untuk menahan diri dan mempercayakan penyelesaian hukum kepada aparat. Pernyataan itu disampaikan usai menerima aspirasi pomparan Op. Patar Munte pada Senin (20/7).
Kronologi dan status perkara
Polres menyatakan perkara yang saat ini ditangani bukan sengketa kepemilikan tanah. Menurut pihak kepolisian, fokus penyidikan adalah dugaan tindak pidana penganiayaan. Sampai saat ini telah ditetapkan tiga orang sebagai tersangka.
"Kasus yang kami tangani adalah dugaan penganiayaan. Saat ini sudah ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Perkembangan penanganannya akan kami cek kembali kepada penyidik Satreskrim,"
Tindakan kepolisian di lapangan
Kapolres mengatakan juga telah menindaklanjuti laporan mengenai intimidasi dan keberadaan warga yang membawa senjata tajam. Untuk mencegah eskalasi, pihaknya meningkatkan patroli malam di kawasan perbatasan kedua kelompok.
Selain patroli, personel ditempatkan di pos-pos polisi terdekat untuk menjaga keamanan dan merespons apabila terjadi gangguan. Semua langkah itu diambil untuk meredam ketegangan sambil proses hukum berjalan.
Laporan kedua pihak dan jaminan penanganan profesional
Polres menerima laporan dari kedua belah pihak yang mengaku menjadi korban dalam peristiwa berbeda. Semua laporan akan diproses sesuai mekanisme hukum dan berdasarkan alat bukti yang dikumpulkan penyidik.
"Penanganan perkara sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik dan dilakukan secara profesional berdasarkan alat bukti yang ada, bukan karena tekanan atau keinginan pihak tertentu,"
Mediasi dan upaya menjaga keamanan
Meski proses pidana berjalan, polisi membuka ruang mediasi untuk menurunkan ketegangan. Kapolres menyatakan akan memfasilitasi komunikasi agar kedua pihak dapat sepakat menyelesaikan persoalan melalui musyawarah.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga Kamtibmas tetap kondusif di Desa Matiti dan sekitarnya sembari penyidikan berlangsung.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wamenkes Tinjau Layanan TB di RSUP H Adam Malik, Tracing di 661 Lokasi
Wamenkes dan Wamendagri meninjau layanan TB di RSUP H Adam Malik (21/7) dengan rencana tracing di 661 lokasi...
Ustadz Fadhli Doakan RSU Sinar Mentari Saat Umrah di Tanah Suci
Ustadz Fadhli Sudiro mendoakan RSU Sinar Mentari Panyabungan saat umrah, berharap rumah sakit terus memberi...
Kemenhut Jalankan OMC di Sumatera Selatan Antisipasi Karhutla
Kemenhut menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumatera Selatan sejak 19 Juli untuk mengurangi risiko karh...
Siswa MTsN 3 Medan Zaskia Zafhira Rebut 2 Medali di CK Classic 2026
Zaskia Zafhira dari MTsN 3 Medan meraih Juara I Kyorugi dan Juara II Poomsae di CK Classic Open Malaysia 202...
Pemkab Serdang Bedagai Beri Bantuan Sekolah untuk Siswa Terdampak Banjir
Pemkab Serdang Bedagai menyerahkan tas, buku, dan perlengkapan sekolah untuk ratusan siswa korban banjir di...
Pemkab Deliserdang Pasang Baliho Ajak Bayar Pajak, Ada Kritik
Pemkab Deliserdang memasang baliho ajak bayar PBB-P2 dan listrik; kebijakan ini dikritik karena sejumlah keg...